Breaking News:

Madiun

Rumah Kapitan Cina Madiun Masih Terawat, Pemkot Usulkan jadi Bangunan Cagar Budaya

KAPITAN CINA. Rumah pemimpin kaum Tionghoa Madiun zaman kolonial Belanda itu masih terawat, sebagaimana di Medan.

rahadian bagus priambodo
Rumah Kapitan Cina di Jalan Kolonel Marhadi, Alun-alun Kota Madiun, diusulkan menjadi bangunan cagar budaya. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Sebanyak 19 bangunan tua di Kota Madiun diusulkan Pemkot Madiun menjadi bangunan cagar budaya.

Satu dari 19 bangunan tua yang diusulkan yaitu rumah Kapitan Cina di Jalan Kolonel Marhadi, Alun-alun Kota Madiun.

Lazim diketahui, Kapitan Cina adalah sebutan untuk pemimpin kaum Tionghoa yang ditunjuk oleh kolonialis Belanda. 

Pada masa Hindia Belanda, level di atas kapitan adalah Majoor (Mayor) dan level di bawahnya adalah Luitenant (Letnan).  Kapitan Cina di tiap wilayah memiliki tugas, antara lain, mengumpulkan pajak dari kaumnya untuk dibayarkan kepada pemerintah penjajah. 

Perihal Kapitan Cina di Madiun, menurut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga Kota Madiun, Agus Purwowidagdo, tim ahli Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terdiri akademisi dan praktisi telah meninjau bangunan yang diusulkan menjadi bangunan cagar budaya, termasuk rumah Kapitan Cina.

Dikatakan Agus, rumah Kapitan Cina di Kota Madiun termasuk langka, karena di Indonesia hanya ada dua yakni Madiun dan Medan. Karena itu, pemkot akan mengeksplorasi situs sejarah di Kota Madiun sebagai bangunan cagar budaya.

“Tim ahli dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kemarin sudah ke sini. Rumah Kapitan Cina pun di-explore. Kata tim ahli, rumah Kapitan Cina di Indonesia hanya ada dua yang masih terawat, di Madiun dan Medan,” ungkap Agus, Sabtu (24/3/2018).

Setelah melakukan peninjauan di lapangan, tim ahli dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan akan mengeluarkan rekomendasi apakah bangunan cagar budaya yang diusulkan layak menjadi bangunan cagar budaya.

Agus mengatakan, rekomendasi dari tim ahli akan turun pada April mendatang. Setelah rekomendasi turun, Pemkot Madiun akan mulai membersihkan dan memasang prasasti-prasasti di 19 bangunan cagar budaya.

"Saat ini pemkot masih menunggu rekomendasi dan penetapan 19 bangunan itu sebagai cagar budaya oleh Pemprov Jatim,"jelasnya.

Selain rumah Kapitan Cina, kompleks Gereja Santo Cornelius di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pangongangan dan SD Santo Yusuf di Jalan Diponegoro, Kelurahan Madiun Lor, juga diusulkan menjadi bangunan cagar budaya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved