Malang Raya
Kecap Manis dari Limbah Ikan Buatan Dosen ITN
Limbah ikan sering tidak termanfaatkan. Ternyata limbah ikan bisa untuk membuat kecap manis.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Limbah ikan sering tidak termanfaatkan.
Ternyata limbah ikan bisa untuk membuat kecap manis.
Kecap ikan ini memiliki protein ikan dan tidak ada MSG-nya untuk membuat gurih kecap.
“Sebab protein ikan sudah gurih. Kami sudah berikan pemanfaatan limbah ikan ke masyarakat Tambak Cemandi, Sedati, Sidoarjo beberapa waktu lalu,” jelas Dra Siswi Astuti MPd, dosen ITN Malang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (2/4/2018).
SURYAMALANG.COM mencoba mencicipi kecap ikan dari lele.
Rasanya agak pedas manis dan tidak terbau ikan.
Jika buat cocolan kecap untuk bandeng asap, misalnya atau tempe sangat enak.
Menurut Siswi, limbah segala jenis ikan bisa dipakai.
“Seperti di Sedati, umumnya bandeng asap atau bakar.”
“Sisa bagian yang tidak dimanfaatkan seperti kepala ikan, kulit, dan sebagainya bisa dipakai,” tambahnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat diharap bisa dimanfaatkan.
Sisa bagian ikan dihidrolisis dulu dengan enzim dari getah pepaya selama empat hari.
Tujuannya agar menjadi asam amino sehingga mudah terserap tubuh.
Setelah dihidrolisis, kemudian diperam.
Cairan peraman itu kemudian dicampur dengan bumbu.
Sedangkan pemakaian gulanya dikaramelisasi.
“Tidak ada zat pewarna sama sekali,” terangnya.
Kecap manis dari ikan ini lebih sehat pada tubuh.
Jika mengonsumsi kecap ber-MSG setiap hari, maka akan mengganggu metabolisme tubuh.
Sehingga harus dicarikan alternatif pembuatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/contoh-kecap-manis-dari-limbah-ikan-lele-buatan-dosen-itn-malang_20180402_193859.jpg)