Pamekasan
Diduga Depresi Karena Tak Pernah Dijenguk Keluarga, Napi Asal Gresik Gantung Diri di Lapas Pamekasan
Narapidana asal Gresik sering mengeluh soal keluarganya. Pagi tadi, dia ditemukan gantung diri di selnya di Lapas Pamekasan.
SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Oktariayuda Pratama (27) ditemukan tewas di ruang selnya di Lapas Kelas IIA Pamekasan, Rabu (4/4/2018) pagi.
Warga Gresik itu adalah narapidana kasus narkoba pindahan dari Rutan Medaeng, Sidoarjo.
Narapidana yang divonis penjara selama 5 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan sarung yang dililitkan ke jeruji besi ventilasi sel.
Kapalas Kelas IIA Pamekasan, HM Lateif Safiudin mengatakan jenazah ditemukan ketika petugas piket mengontrol setiap ruangan dan sel tahanan.
Saat itu korban tergantung di kain sarung yang berbentuk angkat delapan.
Begitu ada laporan narapidana gantung diri di sel, sejumlah petugas Lapas datang untuk menurunkan jenazah korban.
Saat itu tubuh korban sudah lemas, dan diperkirakan sudah meninggal dunia.
Lateif Safiudin menduga narapidana itu bunuh diri diduga akibat mengalami dipresi berat terkait kasus yang membelitnya.
Sebab sejak dipindah ke Lapas Pamekasan, keluarganya jarang mengunjungi korban.
Bahkan, beberapa bulan belakangan ini keluarganya sudah tidak mengunjungi lagi.
Sejumah penghuni Lapas juga sering mendapat keluhan dari korban soal hal itu.
Korban sering cerita mengenai kehidupan keluarganya yang belakangan ini seperti sudah tidak mempedulikan dirinya lagi.
“Kami sudah serahkan jenazah korban ke keluarganya,” tambah Latief Safiudin.
UPDATE BERITA TERKINI:
LIKE Facebook Surya Arema
FOLLOW Instagram Surya Malang
FOLLOW Twitter Surya Malang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/hukuman-gantung-bagi-koruptor-atau-pejabat-korupsi_20171130_150730.jpg)