Kamis, 23 April 2026

Ngawi

KA Sancaka Kecelekaan di Ngawi, Info Terbaru Diketahui Masinis Meninggal Dunia

seorang masinis dinyatakan meninggal dunia dengan posisi terjepit badan lokomotif, dan seorang masinis lainnya luka berat.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Rahadian Bagus
KA Sancaka jurusan Yogyakarta - Surabaya kecelakaan di Ngawi, Jumat (6/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, NGAWI - Kasus kecelakaan antara Kereta Api (KA) Sancaka jurusan Yogyakarta - Surabaya dengan truk tronton juga melibatkan mobil station milik kontraktor perbaikan bantalan rel KA.

Dalam keceakaan itu, seorang masinis dinyatakan meninggal dunia dengan posisi terjepit badan lokomotif, dan seorang masinis lainnya luka berat.

Sementara penumpang KA Sancaka masih dilakukan pendataan dan yang selamat di over bus menuju Surabaya.

Namun, sampai berita ini naik cetak, manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Supriyanto, belum juga membalas pesan singkat yang dikirim Surya terkait identitas masinis yang meninggal dan luka berat itu.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu masuk Dusun Dadung, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi itu selain melibatkan truk tronton juga mobil station bernomor polisi L 1356 BH, milik kontraktor yang saat itu sedang memperbaiki bantalan rel KA di KM 215 + 800 setempat.

Menurut saksi mata, kecelakaan itu sebenarnya sudah berusaha dicegah, namun keburu KA Sancaka yang datang dari arah Barat (Solo) menuju Surabaya sampai di tempat kejadian dan menyambar truk tronton yang kemudian juga menabrak mobil station yang berada di dekat pintu perlintasan.

"Sebenarnya saat truk tronton lewat, mobil milik kontraktor perbaikkan bantalan rel itu berusaha mengejar namun belum sampai mendahului truk tronton KA Sancaka sudah sampai di TKP dan menabrak truk kemudian mobil station itu," ujarnya yang enggan namanya disebut kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (6/4/2018).

Dalam kecelakaan itu selain mengakibatkan masinis meninggal dunia dan seorang luka berat, juga truk tronton, mobil station, satu lokomotif rusak berat, dan satu gerbong rusak ringan. Sementara penumpang belum satu pun ditemukan yang cedera. Namun Daop VII PT KAI masih terus melakukan pendataan.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Rukimin, menyebutkan jajaran Polres Ngawi berusaha mengevakuasi semua penumpang dan diarahkan untuk jalan kaki sejauh 500 meter, dengan kondisi jalan berlumpur habis diguyur hujan. Mereka menuju Jalan Tol Mantingan Ngawi belum jadi.

"Sedang korban luka berat sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan korban terjepit (masinis), masih diupayakan mengeluarkan. Tadi hingga pukul 21.30 lalu, belum bisa dikeluarkan,"jelas AKP Rukimin.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved