Breaking News:

Jendela Dunia

Fakta Unik Seputar Kentut Hewan, Mulai Kentut Versi Neraka sampai Kentut Dinosaurus

Anda pernah mendengar kentut hewan? Simak fakta seputar kentut hewan ini. Ternyata ada hewan yang berusaha mati-matian agar bisa kentut.

Editor: Zainuddin
Kompas.com
Ilustrasi 

Untuk salamander atau hewan amfibi lainnya, para peneliti tidak tahu apakah mereka kentut atau tidak.

Pasalnya, peneliti menganggap bahwa hewan tersebut ‘tidak memiliki otot yang dapat berkontraksi cukup kuat untuk menciptakan tekanan yang dalam diperlukan memproduksi kentut’.

Dubur mereka memang mengalirkan gas secara terus-menerus, tetapi apakah itu kentut?

Peneliti menganggap beberapa pertanyaan dalam sains sebaiknya diserahkan kepada ahli filsafat.

Hal menarik lain yang diungkapkan dalam buku adalah dunia sains belum pernah mencatat mengenai kentut kelelawar.

Bisa jadi kelelawar memang tidak pernah kentut karena hewan ini mencerna makanan dan mengeluarkannya kembali dalam hitungan menit.

Untuk alasan tertentu, kentut bisa menyelamatkan hidup hewan Ikan herring yang sering dijadikan acar memanfaatkan kentut untuk berkomunikasi dengan kawanannya agar selalu dekat dalam segala kondisi.

Sementara itu, dugong atau lembu laut akan menahan kentut agar bisa mengapung di air.

Mereka hanya akan kentut ketika ingin menyelam ke air.

Caruso mengatakan, akan sangat mudah melihat dugong yang sedang sembelit karena saat mereka mengapung dengan posisi ekor keluar dari air, maka mereka sedang kesulitan mengeluarkan kentut mereka.

Lalu ada sejenis serangga yang mirip persilangan antara capung dan ngengat yaitu Berothidae.

Saat hewan ini dalam tahap menjadi larva, kentutnya yang beracun akan membunuh rayap yang mendekat untuk dijadikan mangsa.

Sementara itu, ada ikan air tawar Cyprinodontidae yang hidup matinya bergantung pada kentut.

Ikan kecil yang banyak ditemukan di sungai-sungai Amerika Selatan ini memakan ganggang di sungai.

Ganggang akan menghasilkan gas dan membuat usus ikan mengembang.

Akibatnya, tubuh ikan akan naik ke permukaan dan mengapung.

Posisi ini membuat ikan sangat rentan dimangsa predator.

Oleh karena itu, mereka harus segera kentut apabila ingin nyawanya selamat.

“Saya pikir itu lucu. Bayangkan mereka melompat-lompat di permukaan, berusaha mati-matian untuk kentut. Bagi saya, itu adalah versi neraka yang sangat menyiksa,” kata Rabbioti.

Apakah dinosaurus kentut?

Semua orang tahu bahwa dinosaurus pernah menjadi penguasa di bumi ini pada masa lalu, tetapi apakah mereka bisa kentut?

Peneliti tidak yakin 100 persen, namun berikut penjelasan mereka.

Ambillah burung zaman sekarang sebagai contoh.

Burung yang diyakini adalah hasil evolusi dinosaurus, secara umum tidak mengeluarkan kentut karena kekurangan bakteri di perut untuk membentuk gas.

Namun, patut diingat bahwa dinosaurus sangat beragam.

Ada pemakan daging seperti Tyrannosaurus yang menakutkan, dan ada raksasa seperti Sauropoda yang hanya memakan tumbuhan.

“Hewan-hewan itu mungkin dulu kentut, tapi sekarang tidak mungkin lagi,” kata Rabiotti.

UPDATE BERITA TERKINI: 

LIKE Facebook Surya Arema
FOLLOW Instagram Surya Malang
FOLLOW Twitter Surya Malang

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Apakah Dinosaurus Bisa Kentut? Ini Penjelasannya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved