Kamis, 30 April 2026

Pilkada Kota Malang

Debat Publik Pilkada Kota Malang 2018 Kedua Diharapkan Berjalan Tidak Kaku

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan debat publik kedua ini bisa berjalan tidak kaku

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Debat publik Pilkada Kota Malang di Harris Hotel Kota Malang, Sabtu (5/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar debat publik kedua Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2018 di Hotel Harris, Sabtu (5/5/2018) malam.

Tema debat publik kali ini adalah "Membangun Kota Malang Melalui Harmonisasi Pemerintah Daerah dan Pusat Dalam Rangka Memperkokoh Nilai Kebangsaan dan NKRI".

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan debat publik kedua ini bisa berjalan tidak kaku.

"Tadi sudah ada kesepakatan antar Paslon kalau debat kali ini bisa berjalan tidak terlalu kaku. Bahkan nanti setelah debat, para Paslon akan menyumbangkan lagu," ujar Zaenudin dalam pidatonya.

Ia juga kembali mengajak masyarakat Kota Malang untuk memberikan suaranya di hari H pencoblosan 27 Juni mendatang.

Di akhir pidatonya, Zaenudin menyerukan jargon Pilkada Kota Malang yakni "gak nyoblos, gak mbois ker". Namun Zae beberapa kali kepeleset ucap.

Ia mengawali jargon dengan "gak mbois". "Walah kuwalik. Nanti kalau saya teriak, gak nyoblos, anda semua menjawab gak mbois ker," ujar Zae.

Tetapi Zae malah berteriak "gak mbois". Akhirnya dia mengulangi kembali kelimat "gak nyoblos, gak mbois ker".

Sementara itu debat publik kedua disiarkan secara langsung oleh delapan televisi lokal di Kota Malang selama 90 menit. Debat ini terbagi dalam enam segmen.

Segmen pertama adalah penyampaian visi dan misi. Visi misi disampaikan oleh para calon wakil wali kota. Segmen kedua adalah semua Paslon menjawab pertanyaan dari perumus.

Debat publik kedua ini dihadiri oleh tiga Paslon. Namun untuk Paslon 1 dan 2 hanya diikuti oleh Calon Wakil Wali Kota.

Sementara itu, suasana meriah terlihat diuang debat publik. Sebab 150 orang pendukung ketiga Paslon kerap meneriakkan dukungan dan yel-yel.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved