Malang Raya

Setahun Tim Saber Pungli Kota Malang Belum Terima Laporan

Modus operandi tindak pidana korupsi dalam kategori Pungli, kata Festo, antara lain pemotongan dana desa saat pencairan.

Setahun Tim Saber Pungli Kota Malang Belum Terima Laporan
sri wahyunik
Sosialisasi Saber Pungli tahun 2018 oleh Inspektorat Pemkot Malang, Selasa (8/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tim Satgas Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kota Malang belum menangani perkara meskipun sudah setahun terbentuk. Tim Saber Pungli juga tidak menerima laporan ataupun pengaduan dari masyarakat sejak terbentuk Januari 2017 lalu.

"Kalau menangani perkara belum, juga belum ada laporan ataupun pengaduan dari masyarakat. Kalau laporan kami harapkan dengan informasi yang jelas, misalnya tentang siapa yang dilaporkan atau apa tindakannya," ujar Plt Inspektur Kota Malang Anita Sukmawati di sela-sela kegiatan Sosialisasi Saber Pungli tahun 2018 oleh Inspektorat Pemkot Malang, Selasa (8/5/2018).

Pihaknya, kata Anita, juga tidak bisa 'mencari-cari' kesalahan orang hanya karena keinginan menangani sebuah laporan atau pengaduan. Namun ketika memang ada bukti permulaan kuat seseorang ASN melakukan pungli, maka tegas Anita, pihaknya tidak segan melakukan tindakan.

Sementara itu, Kasubdit III Tipikor Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana yang menjadi narasumber di sosialisasi itu menegaskan, tahun 2017 lalu lebih dari 100 perkara Pungli ditangani oleh Polda Jatim. "Tahun ini kami prioritaskan kepada pencegahan, meskipun tidak menutup pada tindakan represif juga," ujar Festo.

Dalam paparannya, Festo menyebut penggolangan jenis Pungli antara lain alokasi dana desa (ADD), retribusi parkir tidak sesuai ketentuan, kompensasi pembayaran bantuan dari pemerintah, juga biaya lain di luar retribusi resmi.

Modus operandi tindak pidana korupsi dalam kategori Pungli, kata Festo, antara lain pemotongan dana desa saat pencairan, memungut biaya di tempat yang seharusnya tidak ada biaya, memungut biaya melebihi biaya yang ditentukan, juga memungut biaya dengan tidak disertai bukti pembayaran.

"Sedangkan pelakunya, dari beberapa yang kami tangani itu ada di tingkat desa atau kelurahan, camat, juga PNS, termasuk pegawai honorer, juga kepala sekolah," imbuh Festo.

Karenanya sebagai bentuk strategi pemberantasan Pungli maka kepolisian melakukan strategi pembinaan, pencegahan, juga penegakan hukum," pungkas Festo.

Sosialisasi Saber Pungli itu melibatkan peserta dari sejumlah elemen. Ada perwakilan dari instansi layanan publik di Pemkot Malang maupun luar Pemkot Malang, karang taruna, mahasiswa, juga DPRD.

"Sosialisasi ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada semua pihak supaya tidak melakukan Pungli, terutama kepada petugas di lembaga layanan publik. Ke depan kami juga akan terus meningkatkan pemakaian layanan berbasis teknologi supaya layanan makin cepat dan pertemuan antara pemohon dan yang dilayani makin minim," tegas Sekda Kota Malang, Wasto. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved