Breaking News:

Surabaya

13 Korban Tewas, 41 Korban Luka, Begini Kronologi Ledakan Bom di Gereja Surabaya

Ledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, hingga pukul 18.30 WIB mengakibatkan 13 korban tewas dan 41 di rawat di rumah Sakit

Penulis: fatkhulalami | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Kedatangan Tim Labfor di lokasi ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya Surabaya, Minggu (13/5/2018). 

(2) Mereka mencoba masuk ke gereja dengan memakai pakaian hitam dan becadar.

(3) Hal mencurigakan itu tercium satpam gereja, Yaseyas. Ia mencoba menghalangi Puji Kuswati masuk gereja.

(4) Ledakan pertama pun terjadi di daerah parkir depan gereja. Suaranya tak begitu keras. Kepulan asap kecil tampak di sana. Bom diletakkan dipinggang.

(5) Mulyanto, juru parkir di lokasi, mencoba mendekat. Yaseyas tampak sudah terkapar dan bersimbah darah. Ia pun tiba-tiba menjauh.

(6) Ledakan kedua kembali meledak lima menit setelahnya. Intensitas ledakan sama dengan yang pertama. Ketiga korban juga sudah terkapar dengan tubuh rusak.

(7) Polisi dilaporkan datang beberapa saat setelah itu. Lokasi disterilkan kemudian dengan radius sekitar 100 meter dari lokasi.

(8) Pukul 10.45 WIB, Jihandak meledakan satu bom sisa. Intensitasnya kurang lebih sama dengan kedua bom sebelumnya.

(9) Satpam yang terluka dievakuasi lebih dulu ke rumah sakit. Sementara jenazah tiga pelaku masih di lokasi hingga pukul 18.45 WIB.

(10) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Presiden Joko Widodo bergantian datang mengecek GKI. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved