Teror Bom di Gereja Surabaya

Fakta Baru Para Pelaku Bom Surabaya dan Sidoarjo yang Terungkap

Dita dan Anton yang diketahui sebagai pimpinan JAD Surabaya adalah warga Surabaya yang memiliki catatan pendidikan yang mentereng.

Fakta Baru Para Pelaku Bom Surabaya dan Sidoarjo yang Terungkap
IST
Keluarga teroris yang meledakkan tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Dita (dua dari kanan) pernah menempuh pendidikan di sekolah favorit di Surabaya 

Selain itu, Dita tidak pernah aktif di kegiatan organisasi mahasiswa, baik di Senat Mahasiswa maupun Unit Kegiatan Mahasiswa termasuk Kelompok Kajian di Masjid Kampus.

"Jadi, sangat tidak relevan jika publik mengkaitkan perilaku teror bom Surabaya dengan institusi Unair,"tegasnya.

Terlepas benar tidaknya catatan pendidikan para pelaku peledakan bom ini, setidaknya masyarakata perlu mencermati satu hal, yakni faham radikal bisa menembus pada siapapun tanpa memandang latar belakang seseorang.

Seseorang yang pintar dan menempuh pendidikan di sekolah-sekolah favorit seperti Anton dan Ditapun bisa berubah menjadi sosok yang tidak mengenal toleransi dan rasa kemanusiaan.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved