Breaking News:

Malang Raya

Ada 3 Penggerebekan Terduga Teroris di Malang, Polda Jatim Sebut Hanya 2 Orang Ditangkap, Ternyata

Pengerebekan terakhir berlangsung di sebuah rumah di Jl Tenaga, RT 26, Desa Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (15/5/2018).

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Polisi keluar rumah usai melakukan penggeledahan rumah terduga jaringan teroris di Jalan Tenaga, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (15/5/2018). Paska serangan bom di Surabaya, Polisi melakukan penggeledahan sejumlah rumah terduga jaringan teroris di Kabupaten Malang. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mengera menjelaskan, tim Densus 88 tersebar di beberapa tempat di Jatim. 

"Kami lakukan penangkapan lagi empat orang lagi. Dua orang di Malang, satu di Pandaan Pasuruan dan satu orang di Surabaya," kata Barung, Selasa (15/5/2018).

Barung menjelaskan, hingga pukul 14.15 WIB sudah ada 17 pelaku terduga teror yang ditindak.

Dari 17 pelaku, empat orang di Sidoadjo ditembak mati.

"Kemungkinan akan bertambah lagi, karena penindakan terua dilakukan di lapangan. Mereka (pelaku) ini berbahaya," jelas Barung.

Berdasarkan pernyataan resmi itu, diperkirakan dua orang yang ditangkap sebagai terduga teroris dalam penggerebekan di Malang adalah penghuni rumah di Banjararum, Singosari.

Pasalnya belum adaa keterangan lebih lanjut dari penankapan di Banjararum ini.

Sedangkan dari penggerebekan di Sawojajar dan Karangploso sudah disebut tidak menahan penghuni rumah.

Nur Hadi (54), ketua RT 26/RW 9 Desa Kepuharjo, Karangploso memberitahukan bahwa rumah warganya yang digerebek ditinggali empat orang terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak.

Kepala keluarga bernama Kristianto, istrinya Sri Winarti.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved