Sportarema

Melempem di Sepak Bola, Tapi Prestasi Bulutangkis Indonesia di Ajang Ini Belum Tertandingi

Sempat kecolongan di tahun 1967 karena kalah dari Malaysia, Indonesia mencetak quattrick pada tahun 1970, 1973, 1976, dan 1979

Editor: eko darmoko
IST
Bulutangkis 

SURYAMALANG.COM - Di cabang olah raga paling populer di dunia, sepak bola, prestasi Indonesia memang dikatakan masih melempem.

Namun, di cabang olah raga bulutangkis, bolehlah Indonesia berbangga diri.

Meski terakhir kali mengangkat Piala Thomas pada 2002, Indonesia ternyata mencatatkan sejarah sebagai negara paling banyak juara.

Berdasarkan data yang telah dikumpulkan redaksi BolaSport.com, Indonesia tercatat meraih Piala Thomas sebanyak 13 kali.

Raihan pertama Indonesia terjadi pada tahun 1958 saat Singapura menjadi tuan rumah.

Indonesia menang 6-3 atas Malaysia, yang saat itu bernama Malaya, yang berstatus juara bertahan.

Setelah itu Indonesia sukses hattrick juara Piala Thomas tahun 1958, 1961, dan 1964.

Sempat kecolongan di tahun 1967 karena kalah dari Malaysia, Indonesia mencetak quattrick pada tahun 1970, 1973, 1976, dan 1979.

Kembali kecolongan dan jadi runner-up pada 1982, Indonesia kembali merebut gelar juara pada tahun 1984.

Ketika Piala Thomas mulai digelar dua tahun sekali, Indonesia tidak begitu saja kehilangan tajinya.

Sukses mencetak hattrick dan quattrick, Indonesia mencetak lima kali juara beruntun dia awal 1990-an hingga 2000-an.

Merah Putih sukses menjadi raja tim bulu tangkis dunia dengan menjuarai Piala Thomas 1994, 1996, 1998, 2000, dan 2002.

Kejayaan tim bulu tangkis putra Indonesia tampaknya terhenti sejak 2002.

China mengambil alih kejayaan tim putra Indonesia dengan meraih gelar juara Piala Thomas 2004, 2006, 2008, 2010, dan 2012.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved