Kabar Anak Pelaku Teror Polrestabes Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan ini

Nasib Anak Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan Tindakan ini

Kabar Anak Pelaku Teror Polrestabes Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan ini
Twitter @infosurabaya
"Anak terduga pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang Polrestabes Surabaya Jalan Sikatan masih selamat ledakan bom," tulis akun @infosurabaya 

SURYAMALANG.com - Kepolisian kesulitan untuk melakukan chross check data sekunder ketika keluarga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya tapi diakui pihak keluarga.

Keluarga pelaku, yang diwakili kakek dan sang paman hanya mengakui Ais, 7 tahun, korban selamat aksi bunuh diri, sebagai cucunya. namun ibu dari Ais tak diakui anak oleh kakeknya Ais tersebut.

Apa alasannya? Tak dijelaskan mengapa sang kakek tak mengakui.

Kini polisi menghadapi kesulitan pembanding data sekunder ketika pihak keluarga pelaku bom tidak mengakui mereka sebagai keluarga atau anak.

Baca Juga

- Malam-malam ke Kuburan, Aming Lalu Tuliskan Pengalaman Haru di Instagramnya

- Pengakuan Bripka Irwan Sarjana Polisi yang Disandera Teroris saat Kerusuhan Mako Brimob Kelapa Dua

- Pesta Bareng Pria Dewasa di Rumah, Remaja Asal Malang Ini Ditangkap Polisi

- Ditemukan Tewas dalam Mobil Bekas, Tak Disangka Harta Kekayaan Si Pengemis Bikin Mata Melotot

Kisah berawal dari dua orang anggota keluarga pelaku bom bunuh diri yang mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Rabu (16/5/2018).

Namun keduanya tidak mengakui telah memiliki anggota keluarga yang terlibat aksi bom bunuh diri.

Kedua anggota keluarga tersebut hanya mengakui Ais, bocah 7 tahun yang selamat saat bom bunuh diri terjadi di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya.

Dua orang anggota keluarga tersebut menjenguk Ais di rumah sakit.

"Yang datang adalah kakek dan Paman Ais. Tapi tidak mengakui bahwa ibunya Ais adalah anaknya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, seperti TribunStyle.com lansir dari Kompas.com .

Halaman
123
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved