Kabar Anak Pelaku Teror Polrestabes Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan ini

Nasib Anak Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan Tindakan ini

Kabar Anak Pelaku Teror Polrestabes Surabaya yang Selamat Bikin Dilema, Polisi Sampai Lakukan ini
Twitter @infosurabaya
"Anak terduga pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang Polrestabes Surabaya Jalan Sikatan masih selamat ledakan bom," tulis akun @infosurabaya 

Dia adalah putri bungsu dari keluarga pelaku ledakan bom di depan markas polisi di Jalan Sikatan di Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, itu.

Ais terlempar saat bom yang dibawa keluarganya dengan dua sepeda motor itu meledak di depan para polisi yang berjaga.

Ayah, ibu, dan dua saudaranya dinyatakan tewas di tempat.

- Begini Cara Agar Para Atlet Bisa Tetap Puasa Secara Maksimal

- Pesan Ramadan Donald Trump Gegerkan Umat Muslim Dunia, Simak Penuturannya

- Akibat Orang Tuanya Sibuk Selfie, Bayi Ini Jatuh Dari Eskalator

Dalam kondisi terluka, dia buru-buru digendong oleh Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Roni Faisal Saiful Faton dan dibawa ke rumah sakit.

Hingga kemarin, dia menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

"Secara fisik sudah baik, cuma tangannya yang bekas dioperasi, sedangkan yang lain-lainnya sudah stabil," ungkap Lita Machfud, istri Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, seusai menjenguk korban ledakan bom yang dirawat di RS Bhayangkara bersama ibu-ibu Bhayangkari, Selasa (15/5/2018), seperti dilansir TribunJatim.com .

Lita menuturkan, selama dirawat, tidak ada satu pun keluarga yang mendampingi Ais.

"Ada rasa dalam hati kita miris ya, enggak ada keluarga lainnya yang mau mendampingi. Kalaupun tahu pasti tidak berani mendampingi karena dia anaknya siapa gitu ya. Jadi ada rasa kasihan dan kita juga takut anak-anak sempat diwawancara juga tercuci otaknya," tutur Lita.

"Kita agak sedikit ngeri dan tentu butuh perjuangan yang sangat berat untuk mengembalikan menjadi anak normal yang tidak memiliki pemikiran yang radikal," tambahnya.

Kemarin, Ais baru saja menjalani operasi pada tangannya. Ais juga disebut tidak mudah diajak berbicara, kecuali dengan orang tertentu seperti suster yang menjaganya. (TribunStyle.com/*)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya Diakui Kakeknya, Tapi Ibunya Tidak, Polisi Dilema

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved