Ali Imron Beberkan Perbedaan Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Ali Imron beberkan Perbedaan antara Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Ali Imron Beberkan Perbedaan Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ali Imron, terpidana kasus terorisme memberikan materi di Meeting Room Hotel Savana Kota Malang, Senin (25/4/2016). 

SURYAMALANG.com - Ali Imron, mantan perencana dan pelaku serangkaian teror di Indonesia membeberkan perbedaan antara Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) merupakan kroni dari ISIS.

Dilansir SURYAMALANG.com dari Tribun Bogor, Ali Imron memastikan bahwa dirinya bukan bagian dari ISIS yang dalam dua tahun belakangan melancarkan aksi serangan teror.

Ia adalah kelompok dari jaringan Islamiyah (JI) yang diklaimnya berbeda dengan ISIS.

Jika Jamaah Islamiyah (JI) berafiliasi dengan Al-Qaeda, maka Jamaah Ansharut Daulah (JAD) merupakan kroni dari ISIS.

Ali Imron lalu menjelaskan perbedaan yang ada pada JI dan ISIS (dalam hal ini JAD).

Dilansir dari tayangan TV One pada tahun 2017, saat diwawancarai Karni Ilyas, Ali imron bahwa dirinya telah lebih dulu menjadi teroris sebelum ISIS terbentuk.

Mengenai perbedaan mendasar antara JI dan JAD, ia mengungkapkan beberapa fakta.

Menurutnya, Jaringan Islamiyah, kelompok yang pernah ia ikuti itu melakukan serangkaian aksi karena dipicu adanya kericuhan terhadap umat Islam.

"Kami itu selalu menyasar target karena sebelumnya ada permasalahan, misal bom gereja itu karena adanya kerusuhan di Ambon dan Poso sebelumnya,"

"Bom Bali itu karena penyerangan Amerika kepada Afganistan, kemungkinan di lokasi tersebut (Bali) banyak orang-orang Amerika di sana," ujar Ali imron.

Halaman
1234
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved