Breaking News:

Malang Raya

Ingin Tahu Informasi Pajakmu? Cukup Lihat di Sampade

Layanan itu berupa aplikasi berbasis android bernama Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah atau dikenalkan dengan akronim 'Sampade'.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bertepatan dengan upacara Hari Kebangkitan Nasional di Pemkot Malang, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang meluncurkan terobosan baru di bidang layanan informasi pajak daerah kepada masyarakat, Senin (21/5/2018).

Layanan itu berupa aplikasi berbasis android bernama Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah atau dikenalkan dengan akronim 'Sampade'. Aplikasi Sampade bisa diunduh di playstore secara gratis.

Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi menyambut positif peluncuran Sampade. Sebab aplikasi itu akan banyak memberi kemudahan bagi masyarakat. "Sejak awal kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Malang saya tekankan bahwa semua pelayanan bagi masyarakat harus berbasis teknologi informasi. Dan hari ini BP2D meluncurkan sampade, sehingga masyarakat mudah untuk mengecek tagihan pajak, berapa utang pajaknya, serta pembayaran bisa dilakukan secara online," ujarnya.

Lebih lanjut Wahid berharap aplikasi itu bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Kota malang. Sebab, katanya, layanan berbasis teknologi informasi diyakini lebih efektif, efisien, dan mempermudah layanan kepada masyarakat.

"Sehingga masyarakat akan lebih sadar dan peduli untuk membayar pajak," pungkasnya.

Sementara itu Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto menegaskan Sampade semakin melengkapi sistem pajak online (e-tax) yang telah ada sejak 2013 lalu. "Selama ini target pelayanan pajak maksimal paling lama tiga hari. Melalui sistem online ini diharapkan bisa lebih cepat. Juga ada kejelasan tarif pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak untuk dilunasi melalui transfer," ujar Ade.

Melalui Sampade, wajip pajak (WP) bisa mengetahui informasi tentang objek pajak, informasi tagihan dan tunggakan, informasi sistem pembayaran dan pengumuman pajak daerah.

Masyarakat juga bisa berkonsultasi pajak daerah hingga mengunduh peraturan pajak daerah dari aplikasi baru ini.
Panduan informasi dapat diakses kapan pun dan dimana pun melalui gadget, real time selama 24 jam.

"Ini salah satu produk inovasi perkembangan teknologi informasi yang disediakan untuk memudahkan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada WP. Serta untuk terwujudnya transparansi dan akuntabilitas kinerja," lanjut Ade.

Kehadiran Sampade juga mendapat respon dari kalangan pengusaha. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kota Malang Dwi Cahyono menjajal aplikasi itu dalam peluncuran tersebut.

Ia berharap aplikasi itu memudahkan pengusaha yang menjadi WP terkait pajak daerah. "Aplikasi ini kami harapkan memudahkan pengusaha. Wajib pajak ini kan ada beberapa kesulitan dalam hal akses informasi apalagi lokasi kantor BP2D jauh ada di kompleks perkantoran terpadu di Kedungkandang," ujarnya.

Dwi berharap aplikasi itu segera diisi dengan data dan informasi yang dibutuhkan para WP.

Tags
Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved