Sabtu, 18 April 2026

Mojokerto

Melihat dari Dekat Ritual Membersihkan Patung Budha Tidur di Trowulan

#MOJOKERTO - Patung Budha tidur itu berukuran panjang 22 meter, lebar enam meter dan tinggi 4,5 meter. Ini terbesar ketiga se-Asia Tenggara.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: yuli
mohammad romadoni
Proses pembersihan patung Budha tidur di Maha Vihara Mojopahit Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Sejumlah umat Buddha membersihkan patung Budha tidur di area Maha Vihara Mojopahit Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/5/2018)

Tradisi membersihkan patung Budha tidur berukuran panjang 22 meter, lebar enam meter dan tinggi 4,5 meter tersebut merupakan rangkaian peringatan menjelang perayaan Hari Raya Waisak ke 2562 tahun 2018.

Saryono, Upasaka Pandita Dharmmapalo (UP) mengatakan paling susah ketika membersihkan bagian kepala belakang patung Budha tidur. Mereka memakai air dan sabun menggunakan alat pengosok yang bersihkan dengan air bunga.

"Setelah itu mempersiapkan ritual Prada Sina mengelilingi Maha Wihara," ujarnya.

"Nantinya, para bathe dan umat akan membawa persembahan kembali ke Darma Sala atau tempat ritual untuk mempersiapkan mandi Rupang Sidarta," imbuhnya.

Menurut Saryono, dalam peringatan Waisak kali ini pihaknya juga telah mempersiapkan lampu pelita dan obor. Peringatan Waisak ini hampir sama dari perayaan ditahun-tahun sebelumnya. Rencananya, panitia akan totalitas untuk persiapan guna mendukung acara Waisak yang dilakukan pada malam hari.

"Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tiap tahun," jelasnya.

Puncak Waisak pada pekan depan Selasa (29/5) pukul 21.19.13. Adapun tema Waisak saat ini adalah 'Harmoni dalam Kebhinekaan untuk Bangsa'.

Sedangkan, Waisak memperingati tiga peristiwa yakni lahir, pencerahan dan meninggal.

Untuk diketahui patung Budha tidur di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto tersebut dibangun tahun 1993.

Patung Budha tidur ini dibangun secara manual terbesar ketiga dari Thailand dan Kamboja di Asia Tenggara.

Seluruh bagian patung itu dicat warna emas pada 1999. Warna kuning tersebut dalam agama Buddha merupakan simbol paling bagus.

Nah, di bagian bawah patung ada relief yang berkisah tentang kehidupan Buddha Gautama. Terkait hukum Karmaphala dan hukum Tumimbal lahir.

Sedangkan posisi patung berbaring menghadap ke selatan. Kepalanya di atas bantal yang disangga lengan kanan.

Di sekitar lokasi Maha Wihara banyak terdapat patung Budha berbagai ukuran sedang dan kecil. Banyak orang menyakini jika tempat tersebut memiliki nilai historis tinggi di bumi Majapahit. 

Tags
Mojokerto
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved