Arema Malang

Paulo Sergio Absen, Bhayangkara FC Kalah Telak dari Tuan Rumah Arema FC

Kekalahan itu cukup mengejutkan. Sebab, sebagai juara bertahan, Bhayangkara FC dinilai mampu memberikan tekanan kepada Arema FC.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
BHAYANGKARA FC - Tim inti Bhayangkara FC yang diturunkan melawan Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bhayangkara FC harus pulang dengan tangan hampa usai dihempaskan tuan rumah Arema FC dengan skor telak 0-4 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (22/5/2018).

Kekalahan itu cukup mengejutkan. Sebab, sebagai juara bertahan, Bhayangkara FC dinilai mampu memberikan tekanan kepada Arema FC.

Namun fakta di lapangan mengatakan sebaliknya. Justru tim Singo Edan yang mampu tampil lepas.

Empat gol mampu disarangkan Arema FC ke gawang Bhayangkara FC.

Dua striker yang diturunkan yakni Dedik Setiawan dan Rivaldi Bawuo masing-masing mampu mencetak brace untuk kemenangan tersebut.

Absenya Paulo Sergio dinilai menjadi penyebab gagalnya Bhayangkara FC meraih hasil positif. Pemain terbaik Liga 1 musim lalu itu merupakan motor permainan Bhayangkara FC.

Hal itu diakui oleh pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy. Ia menyebut absenya Paulo Sergio sangat berpengaruh pada permainan Bhayangkara FC.

"Paulo Sergio adalah pemain yang cerdas dan berpengalaman. Dia bisa membawa spirit positif saat di lapangan. Saya pikir absenya Paulo Sergio membuat kami sedikit goyah," ucapnya usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

Mantan pelatih Mitra Kukar itu tak bisa memungkiri bahwa Bhayangkara FC seperti kehilangan ruh permainan saat ditinggal Paulo Sergio.

Para pemain Bhayangkara FC justru terbawa gaya permainan Arema FC. Hal itu membuat mereka kehilangan kendali permainan.

"Kami rasa memang bukan harinya Bhayangkara FC. Arema FC tampil sangat kejam dan menghukum setiap kesalahan Bhayangkara FC dengan gol.

"Kami memang dapat beberapa peluang tetapi tidak bisa menuntaskanya menjadi gol. Inilah perbedaan yang terjadi antara Arema FC dan Bhayangkara FC," katanya menandaskan.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved