Tulungagung

Siswa SD Menghamili Siswi SMP, Akankah Pernikahan Menjadi Jalan Keluar Terbaik?

Venus (13) siswi kelas VIII SMP hamil karena berhubungan dengan kekasihnya, Koko (13) seorang siswa jelas V SD.

Siswa SD Menghamili Siswi SMP, Akankah Pernikahan Menjadi Jalan Keluar Terbaik?
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung dan Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) melakukan assessmen terhadap kasus anak SD yang menghamili siswi SMP.

"Assessmen diperlukan untuk memastikan apa keperluan anak," terang Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulungagung, Winny Isnaeni.

Menurut Winny, dalam kasus anak yang hamil tidak harus dinikahkan dengan pacarnya.

Sebab ekses dari pernikahan dini ini bisa lebih buruk.

Baca: Baru Sunat, Siswa SD Menghamili Siswi SMP Tulungagung, Ucapan Si Bapak Bikin Emosi dan Jengkel

Baca: Tulungagung Gempar, Siswi SMP Dihamili Siswa SD, Kisah Cinta yang Rumit

Baca: Siswa SD Uji Keperkasaan Senjata yang Baru Disunat, Akibatnya Siswi SMP Hamil

"Ada yang malah menjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), ada juga yang melahirkan banyak anak," ujar Winny.

Diakui Winny, dalam kondisi anak hamil orang tua secara psikologi ingin ada pertanggungjawaban.

Namun terlebih dulu anak harus menjalani assessmen untuk memetakan kebutuhannya.

"Mereka butuh pemulihan dan harus ditangani psikolog," tambah Winny.

Kasus persalinan di bawah 18 tahun di Tulungagung terus menurun.

Tahun 2015 angkanya mencapai lebih dari 400 kasus.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved