Malang Raya

Waspada! Ada Begal dengan Modus COD Beraksi di Kota Malang, 1 Pelaku Masih Buron

Tim Hunter Polres Malang Kota menangkap dua orang yang kerap membegal dengan modus Cash On Delivery (COD), yaitu HFA (28), dan MN (30).

TRIBUNSUMSEL.COM/PALEMBANG
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tim Hunter Polres Malang Kota menangkap dua orang yang kerap membegal dengan modus Cash On Delivery (COD), yaitu HFA (28), dan MN (30).

Penangkap ini terjadi setelah Tim Hunter menerima laporan dari korban berinisial AS.

Kasus ini bermula saat tiga pelaku menyisir GOR Ken Arok, Kota Malang.

Ketika menemui sasaran, tiga pelaku berbagi tugas.

Satu pelaku menggertak korban dengan dalih COD.

Percekcokan sempat terjadi. Merasa kalah jumlah, korban menuruti permintaan para pelaku.

Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha menjelaskan korban menuruti permintaan tiga pelaku.

Setelah ada kesepakatan, mereka keluar dari GOR Ken Arok.

Saat sampai di depan tempat pemakaman umum (TPU) Polehan, rombongan berhenti.

Di tempat itulah tiga pelaku mengancam korban dengan senjata tajam (sajam).

“Karena terancam, korban pasrah saat para pelaku mengambil ponselnya.”

“Pelaku menggertak korbannya dengan dalih akan COD,”  ungkap Ambuka kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (31/5/2018).

Berdasar hasil laporan, polisi menangkap HFA, asal Muharto gang V.

Selanjutnya polisi menangkap MN.

Kini polisi masih memburu satu pelaku lain.

“Kami masih mengejar satu pelaku,” terangnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved