Malang Raya
Santri Ponpes Raudatul Madinah Belajar Budidaya Maggot
Belasan santri Pondok Pesantren Raudatul Madinah belajar mengenal maggot (belatung), Jumat (1/6/2018).
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Belasan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Raudatul Madinah serius melihat ember berisi maggot (belatung), Jumat (1/6/2018).
Ada santri yang berani menyentuh belatung itu.
Ada juga yang geli.
Tetapi, para santri ini memberanikan diri untuk memegang maggot itu.
Seorang santri, Rangga (10) mengaku baru pertama kali menyentuh maggot.
Awalnya dia merasa geli dan enggan menyentuh maggot yang masih hidup.
Karena penasaran, dia memberanikan diri menyentuh maggot itu.
“Saat pegang tadi, terasa geli. Tapi jadi keterusan,” kata Rangga kepada SURYAMALANG.COM.
Para santri itu belum banyak tahu tentang kegunaan dan manfaat maggot.
Dengan belajar budidaya maggot, para santri tahu bahwa maggot memiliki manfaat.
Maggot bisa dimanfaatkan untuk pupuk, pakan ternak, dan sebagainya.
Awalnya para santri diberi arahan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) terkait maggot.
Mahasiswi UB, Nurul Rodiyah mengatakan pihaknya memilih Ponpes ini karena ponpes ini fokus pada kewirausahaan.
“Kami ingin mengembangkan pelajaran kewirausahaan di Ponpes ini.”
“Apalagi sudah ada budidaya kambing di Ponpes ini,” kata Nurul.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Raudatul Madinah Zainullah Anwar mengatakan pihaknya bersyukur adanya pengetahuan budidaya maggot ini.
“Mereka masih muda sehingga mudah menerima ilmu baru,” kata Zain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/santri-ponpes-raudatul-madinah-belajar-budidaya-maggot_20180601_183214.jpg)