Idap Gangguan Jiwa, Seorang Pemuda Nekat Bunuh Diri Melompat ke Sungai
Sering Teriak dan Mengamuk, Pemuda Pengidap Gangguan Jiwa Ini Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Melompat ke Sungai
Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Fakhri Hadi Pridianto
SURYAMALANG.com - Kasus bunuh diri kembali terjadi.
Kali ini korbannya adalah Andi Asri Bakti (32), warga Lapaba, Desa Lamiku, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Andi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri melompat ke Sungai Walanae di Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja, Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (5/6/2018).
Berawal dari korban dan adik korban, Andi Bahri (25), tengah berboncengan mengendarai sepeda motor untuk mudik menuju kampung halamannya di Kabupaten Wajo via Maros - Bone - Soppeng - Wajo.
Di tengah perjalanan, korban yang mengidap gangguan jiwa ini sering berteriak dan mengamuk.
Untuk menenangkan korban, sang adik memutuskan untuk beristirahat di Desa Ujung Lamuru, Poros Bone - Soppeng.
Saat istirahat, tiba - tiba korban berlari menuju ke arah Sungai Walanae dan langsung melompat.
Sang adik berusaha menolong namun tidak dapat mengejar korban.
Dikonfirmasi oleh Kapolsek Lappariaja AKP M Zainuddin bahwa korban memang mengidap gangguan jiwa.
"Berdasarkan pengakuan keluaganya korban menderita sakit jiwa, selalu mengamuk saat dibonceng dari Makassar," jelas AKP M Zainuddin seperti dilansir SURYAMALANG.com dari tribunbone.com.
Kini jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya, Kabupaten Wajo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-tenggelam_20180605_202906.jpg)