Malang Raya
Unisma Disambangi Kirap Koin NU
"Semoga makin banyak mendapatkan di Kabupaten Malang," harap Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri MSi di acara itu.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kirap Koin NU diberangkatkan dari Universitas Islam Malang (Unisma), Selasa (5/6/2018).
Kotak koinnya cukup besar. Diletakkan di mobil pikap dan dikawal petugas banser Kabupaten Malang.
Sebelum berangkat, kotak-kotak kecil berisi uang receh dan kertas dimasukkan ke kotak sedang.
Setelah itu dimasukkan ke kotak koin besar yang sudah disiapkan di atas pikap. Gerakan ini digagas oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu).
"Gerakan koin ini merupakan sosialisasi berbagi," jelas Ketua Lazianu Jatim, Dr Shodiq Iskandar, Selasa (5/6/2018).
Gerakan dimulai dari Banten dan berakhir di Banyuwangi mulai dari 17 Mei dan 17 Juni 2018.
"Semoga makin banyak mendapatkan di Kabupaten Malang," harap Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri MSi di acara itu.
Lazisnu berharap nantinya hasil sodaqoh dari masyarakat bisa melewati rekor sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp 300 juta.
Sebelumnya, Jombang, Tuban, Bojonegoro berhasil mengumpulkan koin hingga Rp 345 juta.
Dijelaskan rektor, potensi zakat, sodaqoh dan infaq besar di Indonesia. Ia mencontohkan saja dari umroh.
Jika setahun ada 1 juta masyarakat Indonesia umroh, jika per orang mengeluarkan zakat Rp 2 juta, maka sudah mencapai Rp 200 trilyun.
"Jika Rp 1000 per hari saja, maka bisa mendongkrak besaran sodaqoh," papar dia.
Rektor berharap gerakan koin NU tak berhenti sampai disini. Namun ada terus menerus agar terus tersosialisasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/universitas-islam-malang-disambangi-mobil-koin-nu-sebagai-bagian-dari-kirap-koin-nu_20180605_191727.jpg)