Mojokerto

Suliatim Belum Puas Kencani Pelacur, Datang Pria Lain Menjemput, Akibatnya Sadis!

DUA PRIA BEREBUT PELACUR DARI TRETES. Mereka adu jotos. Salah satunya lemparkan gelas. Inilah pengakuan pelakunya.

Suliatim Belum Puas Kencani Pelacur, Datang Pria Lain Menjemput, Akibatnya Sadis!
istimewa.
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mojokerto menangkap Suliatim (35), penganiaya pelacur atau biasa dihaluskan jadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pria hidung belang lain. 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Fery, menuturkan, Suliatim sempat kabur namun tertangkap kurang dari 24 jam.

Anggotanya menangkap pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian, Minggu (10/6/2018) dini hari.

"Kami menangkap pelaku ketika berada di rumah saudaranya di daerah Jedong, Ngoro, Mojokerto," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Baca: Polisi Gagalkan Pesta 1 Pria Bersama Pasangan Suami-Istri Asal Surabaya, Begini Kronologinya

Baca: Pria Misterius Titip Boks, Katanya Berisi Pakaian, Astaga! Ternyata Berisi Mayat Wanita

Baca: Motor Dua Gadis Pencari Kerja ini Dibawa Kabur, Begini Cara Warga Menjebak Penipunya

Penganiayaan berawal ketika pelaku bersama dua temannya menuju Tretes, Pasuruan untuk mengencani PSK berinisial (SO) di Wisma Flamboyan, Sabtu (9/6/2018) sekira pukul 04.00 dini hari.

Mereka kemudian membawa wanita itu ke sebuah tempat di Desa Jedong Ngoro.

Ternyata, wanita itu kemudian menghubungi pria lain bernama Arifin (29), warga Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, melalui Facebook Messenger.

Dia meminta korban untuk menjemputnya lantaran tidak dipulangkan oleh pelaku yang masih kurang puas meski mengencani sekitar 10 jam sejak dini hari hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun ternyata, pelaku tak rela ketika wanita yang dikencaninya dijemput pria lain.

Fery mengatakan, pelaku bersikukuh telah membayar mahal biaya kencan bersama wanita itu.

"Pelaku kemudian memukul kedua korbannya memakai gelas kaca hingga pecah," jelasnya.

Menurut dia, pihaknya menyita barang bukti satu gelas kaca dalam kondisi pecah yang dipakai pelaku menganiaya korbannya. Selain itu pihaknya juga menyita dua ponsel milik pelaku.

"Kasus penganiyaan ini masih dalam proses penyidikan, untuk pelaku masih dilakukan pemeriksaan intensif di ruang penyidik," kata Fery. 

BERITA SEBELUMNYA: Dua Pria di Mojokerto Adu Jotos Demi Rebutan Pelacur dari Tretes, Pasuruan

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved