Surabaya

VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya

HABIB MUHAMMAD ALJUFRI. Keluarga kaya keturunan Arab di Surabaya ini rutin membagikan zakat maal. Kali ini, kira-kira untuk 2.000 orang.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: yuli
VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya - bos-kaha-tours-and-travel_20180611_225256.jpg
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ANTRE ZAKAT MAAL - Sebanyak 2000 orang antri untuk mendapat zakat maal yang dibagikan Moehammad Aldjoefrie, pengusaha berdarah Arab di Jl Kalimas Madya III, Surabaya, Senin (11/6/2018). Tradisi yang digelar malam ke-27 Ramadan oleh bos KAHA Tours and Travel itu selalu membuat ribuan orang berduyun-duyun datang.
VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya - antre-zakat-maal-sebanyak-2000-orang-antri_20180611_225605.jpg
ahmad zaimul haq
ANTRE ZAKAT MAAL - Sebanyak 2000 orang antri untuk mendapat zakat maal yang dibagikan Moehammad Aldjoefrie, pengusaha berdarah Arab di Jl Kalimas Madya III, Surabaya, Senin (11/6/2018). Tradisi yang digelar malam ke-27 Ramadan oleh bos KAHA Tours and Travel itu selalu membuat ribuan orang berduyun-duyun datang.
VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya - jl-kalimas-madya-iii-surabaya_20180611_225633.jpg
ahmad zaimul haq
ANTRE ZAKAT MAAL - Sebanyak 2000 orang antri untuk mendapat zakat maal yang dibagikan Moehammad Aldjoefrie, pengusaha berdarah Arab di Jl Kalimas Madya III, Surabaya, Senin (11/6/2018). Tradisi yang digelar malam ke-27 Ramadan oleh bos KAHA Tours and Travel itu selalu membuat ribuan orang berduyun-duyun datang.
VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya - moehammad-aldjoefrie-pengusaha-berdarah-arab_20180611_225837.jpg
ahmad zaimul haq
ANTRE ZAKAT MAAL - Sebanyak 2000 orang antri untuk mendapat zakat maal yang dibagikan Moehammad Aldjoefrie, pengusaha berdarah Arab di Jl Kalimas Madya III, Surabaya, Senin (11/6/2018). Tradisi yang digelar malam ke-27 Ramadan oleh bos KAHA Tours and Travel itu selalu membuat ribuan orang berduyun-duyun datang.
VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya - kalimas-madya-iii-surabaya_20180611_230432.jpg
ahmad zaimul haq
ANTRE ZAKAT MAAL - Sebanyak 2000 orang antri untuk mendapat zakat maal yang dibagikan Moehammad Aldjoefrie, pengusaha berdarah Arab di Jl Kalimas Madya III, Surabaya, Senin (11/6/2018). Tradisi yang digelar malam ke-27 Ramadan oleh bos KAHA Tours and Travel itu selalu membuat ribuan orang berduyun-duyun datang.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ribuan orang memadati Jalan Kalimas Madya 3, Surabaya, Senin (11/6/2018) malam (lihat juga videonya di akhir naskah).

Mereka antre menunggu pembagian zakat maal oleh keluarga keturunan Arab, Habib Muhammad Aljufri yang juga pemilik usaha KAHA Tours and Travel.  

Mereka umumnya sudah datang sejak pukul 14.00. Sembari menunggu pembagian zakat usai shalat maghrib, para penerima zakat berdoa dan melantunkan shalawat. 

Suratno, misalnya. Penerima zakat ini datang lebih awal agar mendapatkan barisan pertama.

"Saya dapat info dari teman kemarin dan langsung datang ke sini," ungkapnya.

Penerima zakat lain bernama Ahmad Yusuf mengatakan hal senada. Ia datang pukul lebih awal agar tidak berdesak-desakan saat masuk.

"Setiap tahun saya ke sini untuk mengambil zakat," katanya.

"Tahun lalu ricuh sampai ada yang pingsan, semoga tahun ini tertib,'' terang pria asal Lamongan ini.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, ratusan polisi dari Polsek Pabean Cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan anggota TNI terlihat berjaga di pintu masuk kampung.

Sebagian aparat juga berjaga di antara kerumunan para penerima zakat.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Nur Suhud, membagi para penerima zakat menjadi beberapa kelompok.

Tiap kelompok dibatasi aparat kepolisian.

"Kami menerjunkan 30 anggota dari Polsek Pabean Cantikan dan 70 anggota dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.

Strategi itu terbukti ampuh. Suasana pemberian zakat kondusif.

Beberapa kali polisi berteriak agar warga duduk untuk menenangkan para penerima zakat yang tak sabar.

Habib Muhammad Aljufri mengatakan kegiatan pemberian zakat ini sudah dilakukan keluarganya sejak tahun 1960.

"Kami memberi zakat ini turun menurun dari ayah saya dan diadakan di malam 27 Ramadan," katanya.

Ia tidak memberikan kuota penerima zakat.

"Saya tidak memberikan limit untuk penerima zakat, yang mendapat kupon akan kami beri karena ini hak mereka," jelasnya.

Aljufri dan keluarganya terlihat menyerahkan uang pecahan Rp 50.000 pada setiap penerima zakat

Aljufri berterimakasih kepada aparat yang telah membantu mengamankan acara pemberian zakat. "Tahun ini sangat kondusif, saya berterima kasih kepada pihak kepolisian dan Kodim," ungkapnya.

Aljufrie menambahkan, para penerima zakat hanya laki-laki karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang selalu membludak, sangat berisiko jika ada perempuan yang ikut mengantre.

"Nanti ada sendiri yang membagikan zakat untuk perempuan, bukan saya," katanya.

VIDEO - Ketika 2.000-an Orang Antre Zakat Maal dari Keluarga Kaya di Surabaya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved