Jendela Dunia

Idul Fitri Taliban & Pasukan Afghanistan Damai, ISIS Malah Ganggu dengan Bom Bunuh Diri

Suasana damai dan tenang Idul Fitri diganggu oleh serangan bom bunuh diri yang menyebabkan puluhan orang tewas dan luka-luka.

metro.co.uk
Militan ISIS 

SURYAMALANG.com - Merayakan momen Idul Fitri bersama, Taliban dan pasukan Afghanistan membuat keputusan melakukan gencatan senjata.

Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari dimulai pada Jumat (15/6/2018). Mereka berjanji tidak menyerang pasukan keamanan Afghanistan.

Meskipun mereka akan tetap menyerang pasukan NATO yang dipimpin AS.

Taliban berdoa dengan pasukan keamanan, politisi, dan warga sipil dalam gencatan senjata nasional pertama sejak invasi Amerika Serikat pada 2001.

Mereka memasuki ibu kota dan kota-kota lain untuk saling bertukar pelukan dan berpose sambil swafoto atau "selfie", menunjukkan kegembiraan Idul Fitri.

Foto-foto kebersamaan Taliban, pasukan keamanan Afghanistan, dan warga sipil merayakan bersama Idul Fitri diharapkan dapat memancing gencatan senjata terus berlanjut.

"Lihat, mereka bersaudara. Jika pemimpin mereka datang, duduk, dan berbicara seperti pasukan mereka, kita akan memiliki kedamaian esok," tulis seorang pengguna Facebook, Said Hasibullah.

Namun, suasana damai dan tenang itu terganggu oleh kekacauan dari serangan bom bunuh diri.

Insiden itu terjadi di distrik Rodat, provinsi Nangargar dan merupakan yang terbesar pertama sejak awal Idul Fitri tahun ini.

Serangan bom tersebut membuat 26 orang tewas, dimana mayoritas berasal dari kelompok Taliban.

Halaman
12
Editor: Pambayun Purbandini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved