Surabaya
Awalnya Minta Maaf, Eh Kok Datang Lagi Sambil Bawa Parang, Begini Nasib Pemuda Surabaya Ini
Ketika berada di pemukiman, patuhi segala aturan, baik tertulis atau tak tertulis. Jangan malah mentang-mentang seperti pemuda Surabaya ini.
Penulis: fatkhulalami | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Agus Santoso (25) harus berurusan dengan penyidik Unit Reskrim Polsek Karangpilang, Surabaya.
Pemuda asal Jalan Kedurus Gang 2 Karangpilang ini diduga mengancam satpam perumahan GSI blok SS Karangpilang, Surabaya menggunakan senjata tajam.
Kejadian ini berawal ketika Agus memasuki area perumahan sambil mengendarai motor sekitar pukul 22.30 WIB.
Melihat hal itu, satpam bernama Suroyadi dan Herman menegur tersangka.
Dua satpam itu minta agar tersangka memperlambat laju motornya karena memasuki perumahan dan sudah malam.
Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, Iptu Marji Wibowo mengatakan saat itu pelaku minta maaf dan pergi.
Namun, pelaku juga mengejek dua satpam itu dengan cara membleyer motornya.
Sekitar 15 menit kemudian, pelaku datang lagi bersama temannya dengan mengendarai motor Vario.
Pelaku dan temannya itu berhenti sekitar 10 meter dari pos penjagaan.
Pelaku turun dari motor dan menghampiri dua satpam itu sambil mengambil pedang yang disembunyikan di balik celananya.
"Begitu dekat korban, pelaku mengarahkan pedang tersebut ke dua korban."
"Secara reflek, korban menghindar sambil teriak minta tolong," terang Marji Wibowo.
Karena takut dimassa, dua pelaku kabur.
"Kami menangkap satu pelaku pada Minggu (17/6/2018) kemarin," imbuh Marji.
Dalam kasus ini, petugas menyita parang sepanjang sekitar 40 sentimeter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/amuk-parang.jpg)