Breaking News:

Mojokerto

Detik-detik Kecelakaan Mobil Elf di Jalur Pacet-Batu, Bermula dari Teguran yang Diabaikan

Yuliana termasuk korban kecelakaan mobil Elf nopol S 7403 W di jalur Pacet, Mojokerto-Batu. Wanita ini mengungkap kronologi kecelakaan itu.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Kondisi mobil Elf akibat kecelakan tunggal di Sendi, Pacet Selatan, Mojokerto, Senin (19/6/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Yuliana (45) termasuk korban kecelakaan mobil Elf Isuzu nopol S 7403 W di jalur Pacet, Mojokerto-Kota Batu, Senin (18/6/2018) malam.

Saat itu, Yuliana duduk di bangku tiga di belakang sopir.

Ketika mobil berada di jalanan turunan tajam Rest Area Sendi, dia sempat mendengar suara bunyi gesekan besi dari kolong mobil Elf.

( Baca juga : Usai Lehernya Disorot Nia Ramadhani Balas dan Tunjukkan Foto Ini, Netter Terpesona )

Dia sempat menegur sopir Achmad Khosim (45) agar menepi untuk ristirahat sambil mendinginkan mesin dan kampas rem mobil.

Namun, Khosim tidak menghiraukan teguran itu, dan tetap melanjutkan perjalanan.

Ketika berada di kelok turunan/ tanjakan Kemiri, mobil warna biru itu melaju semakin kencang tidak terkendali.

( Baca juga : Nikita Mirzani Unggah Foto Pakai Bikini Bersama Sang Anak, Bikin Ramai Warganet! )

 Tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras.

Bodi mobil Elf sebelah kiri menabrak dinding tebing sehingga terpental.

Lalu mobil terguling ke kanan, dan terseret sejauh 50 meter.

( Baca juga : Jomblo & Kaya Raya, Syahrini Dapatkan Uang Dari 6 Hal ini Yang Terakhir Sering Kita Gunakan )

“Kejadiannya begitu cepat. Tahu-tahu mobil sudah terguling,” ujar Yuliana kepada SURYAMALANG.COM di RS Sumber Glagah, Selasa (19/6/2018).

Menurutnya, rombongan mobil Elf merupakan satu keluarga besar yang silaturahmi ke rumah kerabat di Malang.

Rombongan ini bertolak dari Malang pukul 15.00 WIB untuk kembali ke rumah di Kesamben, Jombang.

( Baca juga : Mobil Elf yang Terguling di Pacet, Mojokerto Berisi 19 Orang, Begini Kondisi Para Korban )

Rombongan sempat istirahat di masjid, dan melanjutkan perjalanan via jalur Batu-Pacet pada pukul 17.00 WIB.

“Kami masih diberi keselamatan mobil menabrak tebing sehingga tidak sampai masuk ke jurang,” ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved