Kamis, 9 April 2026

Surabaya

Sudah Sebulan, Belum Ada Laporan Korban Tabrak Lari Pengemudi Mobil Alphard

“Di jalanan, mobil Alphard sempat menabrak motor. Tapi kok sampai sekarang tidak ada laporan yang masuk,” cetus Antara.

Penulis: fatkhulalami | Editor: yuli
HARTONO HANDOKO - Mobil Alphard yang terlibat tabrak lari di Surabaya dan ditangkap di Sidoarjo, Jumat (1/6/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Peristiwa tabrak lari mobil Toyota Alphard L 1424 VX sudah hampir satu bulan dan status Hartono Handoko masih sebagai saksi.

Pengemudi Alphard yang tinggal di Jl Kertajaya Surabaya itu sudah menjalani pemeriksaan tim penyidik Satlantas Polrestabes Surabaya.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara, menjelaskan, belum ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi belum menemukan cukup bukti yang kuat untuk memutuskan siapa yang jadi tersangka.

Menurut Antara, penyidik menjadwalkan melakukan gelar perkara peristiwa tabrak lari ini.

Dari hasil gelar perkara nanti, penyidik memutuskan langkah lanjutan dalam penanganan perkara ini.

“Sebenarnya gelar perkara mau dilakukan sebelum Lebaran tapi belum bisa terlaksana. Rencananya gelar perkara baru dilakukan minggu depan,” kata Antara menjawab SURYAMALANG.COM, Kamis (21/6/2018).

Setelah  ada gelar perkara, lanjut Antara, penyidik memutuskan apakah perkara ini dilanjutkan proses penyelidikannya atau dihentikan.

Keterangan dari beberapa saksi terus dikumpulkan tim penyidik. Keterangan yang terkumpul nanti bakal di cros cek ke Hartono dan istrinya yang ikut dalam mobil Alphard, Cenny Anastasia Sutejo.

Mantan Kanit Lantas Polsek Bubutan Surabaya ini menuturkan, penyidik sudah mengorek keterangan dari Hartono.

Dia masih dalam masa penyembuhan setelah dirawat di RS Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo.

Kepada penyidikm, dia mengaku memang sempat menyerempet motor yang parkir di G-Work kawasan perumahan Citraland Surabaya, 31 Mei 2018 malam.

“Dia memberi keterangan setelah menyerempet, tidak ada apa-apa. Tapi begitu masuk Jl HR Muhammad, dia mengaku ada motor dan mobil yang mengejar,” ucap Antara.

Lantaran dikejar, lanjut Antara, pengemudi Alphard merasa ketakutan dan memacu mobinya lebih kencang ke arah timur.

Hingga akhirnya sampai di depan Mako Pasmar 2 Gedangan Sidoarjo dan dihentikan paksa massa. Mobil Alphard warna hitam pun hancur dipukuli massa.

“Di jalanan, mobil Alphard sempat menabrak motor. Tapi kok sampai sekarang tidak ada laporan yang masuk,” cetus Antara.

ARSIP BERITA TERKAIT KASUS INI:

Baca: Polisi Sebut Sopir Mobil Alphard yang Dikejar Sampai Sidoarjo Belum Tersangka

Baca: Ingat Sopir Mobil Alphard yang Diduga Tabrak Lari? Sampai Kini Ia Masih Dirawat di Rumah Sakit

Baca: Pengemudi Alphard yang Tabrak Banyak Orang, Bukan Pejabat Kemenkumham

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved