Breaking News:

Surabaya

Bakal Ada Tersangka Baru pada Kasus Pengiriman 42 Sapi Betina di Surabaya

Polsek Karangpilang Surabaya mengamankan dua truk bersisi 42 sapi betina siap potong tanpa dilengkapi dokumen, Sabtu (23/6/2018).

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
ILUSTRASI - Sapi betina. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Polsek Karangpilang Surabaya terus mendalami dan mengembangkan  kasus pengiriman 42 sapi yang  tak dilengkapi dokumen asal Probolingo dan Lumajang ke Rumah Potong Hewah (RPH) Kedurus Surabaya.  Ada kemunginan jumlah tersangka kasus tersebut bertambah lagi.

Hingga saat ini, penyidik Polsek Karangpilang baru menetapkan satu tersangka atas nama Tohir (55), warga Simogunung Kramat, Surabaya yang merupakan seorang jagal sapi.

Penyidik sudah meminta keterangan dari beberapa orang, termasuk Kepala RPH Kedurus, Martono dan Direktur Utama RPH Surabaya, Teguh Prihandoko.

"Sudah beberapa orang  yang menjalani pemeriksaan, baru satu tersangka. Kami juga sudah meminta keterangan Pak Teguh (Dirut RPH Surabaya), dia mengaku tidak tahu soal pengiriman sapi itu,” kata Iptu Marji Wibowo, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, Minggu (24/6/2018).

Selain memeriksa Dirut RPH Surabaya, kata Marji, pihaknya juga meminta keterangan Kepala RPH Kedurus, Martono. Saat ini penyidik masih mendalami keterangan  yang disampaikan Martono dan statusnya masih sebagai saksi.

“Bisa saja ada tersangka baru, tapi sampai saat ini masih satu tersangka,” tutur Mardji.

Menurut Mardji, soal pengiriman sapi betina siap potong ke RPH Kedurus sudah menyadi perhatian Polsek Karangpilang. Karena ada petugas curiga ada tindakan yang salah dalam prosedur pengiriman dan kelengkapan dokumen.

“Kami sudah mengingatkan, soal pengiriman sapi siap potong sesuai aturan. Setelah kami selidiki, ternyata ada dugaan kesalahan dan kami bongkar,” terang Mardji.

Mardji menuturkan, kini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Surabaya guna mengetahui 42 sapi betina yang diamankan itu berapa masih produktif dan sudah tidak.

“Kalau yang sudah tidak produktif tidak masalah dipotong, masalah ada dugaan banyak sapi betina yang masih produktif,” ucap Mardji.  

Seperti diketahui, Polsek Karangpilang  Surabaya mengamankan dua truk bersisi 42 sapi betina siap potong tanpa dilengkapi dokumen, Sabtu (23/6/2018). Sapi sebanyak itu berasal dari Probolinggo dan Lumajang.

Tags
Surabaya
Penulis: fatkhulalami
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved