Pilgub Jatim

21 TPS di Kota Batu Rawan Politik Uang

Sebanyak 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Batu dinyatakan rawan terhadap Politik Uang.

21 TPS di Kota Batu Rawan Politik Uang
Apel siaga pengamanan Pilgub Jatim 2018, di halaman Balai Among Tani Kota Batu, Senin (25/6/2018). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Sebanyak 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Batu dinyatakan rawan terhadap Politik Uang. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Panwaslu Kota Batu Yogi Eka Chalid. Yogi mengatakan kalau TPS rawan politik uang itu berdasarkan pemetaan dari Pemilu sebelumnya. Ada beberapa kriteria pemetaan TPS rawan, di antaranya ada praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye yang tersebar di 21 TPS. Bahkan terdapat relawan bayaran pasangan calon yang tersebar di 61 TPS.

Hal ini tentu menjadi peringatan bagi seluruh pemangku untuk mengurangi potenis transaksional itu. "Nah TPS rawan ini diindikasikan melalui hasil pemetaan yang dilakukan oleh Petugas TPS. Diduga karena adanya perihal ujaran kebencian," kata Yogi saat dihubungi Suryamalang.com, Senin (25/6/2018).

Ia mencontohkan, ujaran kebencian itu tersebar di sosial media melalui broadcast grup, baik grup whatsapp dan grup lainnya. Semisal, ada broadcast tentang menjelek-jelekkan paslon A ataupun sebaliknya. "Tentu hal ini rawan terjadi yang namanya penjudi atau botoh yang bermain selama masa kampanye kemarin sampai saat pencoblosan. Jadi kami menetapkan kalau TPS rawan ini sebagai peringatan awal," paparnya.

Ia menyebutkan, ada 15 indikator TPS rawan. Yakni Terdapat pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam DPT ada satu TPS. Terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 21 TPS. Terdapat pemilih disabilitas, ada 102 TPS.

Pemilih di wilayah khusus ada 32 TPS. Terdapat aktor politik uang ada di 21 TPS. Terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye ada 21 TPS. Terdapat relawan bayaran pasangan calon diwilayah TPS ada 61 TPS.

Petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu tidak ada di TPS manapun. Lalu juga ada formulir C6 tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS ada 1 TPS. TPS berada di dekat posko atau rumah tim sukses pasangan calon ada 3 TPS. Terdapat praktik menghina atau menghasut diantara pemilih terkait isu agama, suku, ras dan golongan di sekitar TPS ada 3 TPS.

"Besok kami bakal mengadakan patroli keliling seluruh lokasi di Kota Batu. Untuk memberitahu kepada masyarakat agar memilih yang benar. Tidak terpengaruh pada iming-iming uang berapapun itu," pungkas Yogi.

Dari jumlah itu, rata-rata TPS nya tersebar dibeberapa wilayah di tiga Kecamatan di Kota Batu. Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian siap membantu mengamankan pendistribusian surat suara untuk gelaran Pilgub Jatim 2018. Bahkan pihaknya menyiagakan pengamanan sejak tanggal 25 Juni.

"Kita siap mengamankan pengiriman logistik surat suara dan pengamanan TPS di seluruh Kota Batu. Kita akan menerjunkan 355 polisi, 90 TNI, 1200 Limnas," kata Budi saat apel siaga personel gabungan dalam rangka pengamanan Pilgub Jatim 2018, di halaman Balai Among Tani Kota Batu. Apel siaga ini diikuti sekitar 1000 personel dari Linmas, Polri dan TNI

Untuk antisipasi money politic, lanjut dia, pihaknya juga telah membentuk beberapa tim. Serta membuka call center kepada masyarat untuk memberikan laporan jika ada kecurangan melalui sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu). Pihaknya bakal menindak tegas jika terjadi pelanggaran.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved