Sabtu, 11 April 2026

Pilkada Kota Malang

KPU Kota Malang Gelar Sosialisasi Pencoblosan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar sosialisasi pencoblosan Pilkada 2018 di masa tenang, Senin (25/6/2018).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Pemilih disabilitas melihat contoh surat suara saat sosialisasi pencoblosan untuk Pilkada Kota Malang, Senin (25/6/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar sosialisasi pencoblosan Pilkada 2018 di masa tenang, Senin (25/6/2018).

Sosialisasi dilakukan di tiga tempat yakni Lapas Kelas 1 Malang, Lapas Wanita Jatim di Kota Malang, dan sosialisasi kepada kelompok disabilitas di sebuah rumah makan di Kota Malang.

"Kelompok disabilitas itu kelompok berkebutuhan khusus, sedangkan warga binaan Lapas merupakan pemilih khusus.

"Sehingga kami lakukan sosialisasi dengan mendatangi mereka. Harapannya mereka bisa menggunakan hak pilihnya, dan mendongkrak partisipasi pemilih," ujar Komisioner KPU Kota Malang Ashari Husen.

Berdasarkan data di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jumlah pemilih di Lapas Kelas 1 Malang (Lowokwaru) mencapai 449 orang. Sedangkan di Lapas Wanita Sukun ada 41 orang pemilih.

Sementara jumlah pemilih kelompok disabilitas mencapai 1.539 orang.

"Semuanya sama-sama memiliki hak menyalurkan hak politiknya dalam memilih kepala daerah," tegas Ashari.

Ashari menjelaskan kepada pemilih disabilitas, pihak KPU telah menginstruksikan kepada petugas KPPS untuk ramah kepada pemilih disabilitas.

"Pertama, mereka harus ramah pada pemilih disabilitas dengan menyediakan akses atau memberikan bantuan. Kedua, untuk pemilih dari kelompok tunanetra, kami menyediakan alat bantu braille di keseluruhan TPS," tegas Ashari.

Warga Kota Malang bakal memilih dua kepala daerah, yakni kepala daerah Kota Malang dan Jawa Timur pada Rabu, 27 Juni 2018.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved