Pilkada Kota Malang
Sutiaji Hargai Partisipasi Pemilih Pilwali Malang Sekitar 65 Persen
Kekhawatiran kami kalau tingkat partisipasi akan rendah sekali tidak terbukti.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Malang mulai menghitung hasil perolehan suara Pilkada Kota Malang 2018, Jumat (29/6/2018). Penghitungan di tingkat kecamatan ini dijadwalkan maksimal selesai Minggu (1/7/2018).
Rekapitulasi suara tingkat kecamatan dilakukan di lima kantor kecamatan se-Kota Malang. Plt Wali Kota Malang Sutiaji melihat penghitungan suara itu di seluruh kantor kecamatan.
"Saya hadir bukan sebagai calon wali kota, tetapi sebagai Plt wali kota. Sejauh ini berdasarkan pantauan, perjalanan penghitungan suara di tingkat kecamatan berjalan baik. Seperti di Kedungkandang ini, dari jadwal penghitungan suara tiga hari dijadwalkan akan diselesaikan dalam waktu dua hari," ujar Sutiaji yang ditemui Surya di Kantor Kecamatan Kedungkandang.
Ia berharap penghitungan suara bisa berjalan secara lancar hingga selesai.
Lebih lanjut Sutiaji mengapresiasi kinerja KPU dan Panwaslu Kota Malang. Ia mengapresiasi karena tingkat partisipasi masih terbilang tinggi.
"Memang belum final (penghitungan suara) tetapi tingkat partisipasi terlihat di kisaran 65 persen, saya mengapresiasi itu dengan apa yang terjadi di Kota Malang ini. Kekhawatiran kami kalau tingkat partisipasi akan rendah sekali tidak terbukti," tegas Sutiaji.
Penghitungan suara secara manual memang masih berlangsung di tingkat kecamatan. Namun hasil rekapitulasi suara tingkat TPS yang dituangkan di formulir C-1 sudah dipindai dan dimasukkan ke Sistem Penghitungan (Situng) KPU RI.
Dari Kota Malang, rekapitulasi yang sudah masuk ke Situng KPU RI berasal dari 1.386 Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau 99 persen. Total TPS di Kota Malang mencapai 1.400.
Dari rekapitulasi suara yang masuk ke Situng, diketahui jika tingkat partisipasi mencapai 65 persen. Komisioner KPU Kota Malang Ashari Husen menyebut tingkat partisipasi ini lebih tinggi dibandingkan Pilwali 2013.
"Lebih tinggi sedikit. Saat Pilwali 2013 mencapai 64 persen," ujar Ashari. Ia mengakui tingkat partisipasi di Pilkada Kota Malang 2018 kurang dari target yang ditetapkan KPU Kota Malang yakni minimal 70 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/calon-wali-kota-malang-nomor-3-sutiaji-mencoblos-di-tps-4-jatimulyo-kota-malang_20180627_113233.jpg)