Breaking News:

Nasional

Mantan Terpidana Kasus Korupsi, Narkoba, dan Kejahatan Terhadap Anak Tak Bisa Jadi Caleg

KPU RI melarang mantan narapidana kasus tertentu mencalonkan diri dalam Pileg 2019. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) 20/2018.

Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COMKPU RI melarang mantan narapidana kasus tertentu mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) 20/2018.

KPU telah mensosialisasikan PKPU itu di website KPU.

( Baca juga : Keributan di Dinoyo Picu Kemacetan Panjang )

Dalam PKPU itu tercantum mantan terpidana korupsi tidak bisa mencalonkan diri dalam Pileg 2019.

Larangan itu juga berlaku untuk mantan terpidana lain.

Dalam pasal 7 ayat (1) huruf h PKPU itu disebutkan bahwa larangan tersebut tidak hanya berlaku bagi mantan terpidana kasus korupsi.

( Baca juga : Setelah 4 Bulan Hubungan, Pria 2 Istri Nikahi Gadis 11 Tahun )

Narapidana kasus bandar narkoba dan pelaku kejahatan s3ksual pada anak juga tidak bisa mencalonkan diri.

“Sebab, dampak sosialnya sangat besar, baik kejahatan bandar narkoba maupun pedofilia,” kata Pramono Ubaid, Komisioner KPU kepada Kompas.com, Senin (2/7/2018).

Dalam pasal 7 ayat (1) huruf g diatur bahwa caleg tidak pernah menjadi terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

( Baca juga : Rekor Penting Laga Persija Vs Persib, Mulai Kemenangan Macan Kemayoran sampai Jumlah kartu )

Namun bagi terpidana kategori ini ada pengecualian yang diatur dalam pasal 7 ayat (4) huruf a dan b.

Dalam huruf a disebutkan bahwa mantan terpidana masih boleh maju jadi caleg bila sudah selesai menjalani masa hukuman; membuat pengumuman terbuka tentang statusnya di media massa dan daftar riwayat hidup; serta bukan residivis atau pelaku kejahatan berulang.

Dalam huruf b disebutkan mantan terpidana juga masih boleh maju jadi caleg bila menjadi terpidana karena kealpaan ringan atau karena alasan politik yang tidak menjalani pidana dalam penjara.

( Baca juga : Jalan Panjang Pria Selandia Baru Nikahi Gadis Wonogiri )

Mantan terpidana juga harus secara terbuka dan jujur mengumumkan statusnya kepada publik.

“Kalau sudah memenuhi syarat itu, boleh diajukan sebagai caleg,” ujar Pramono.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Selain Kasus Korupsi, Mantan Terpidana Narkoba dan Kejahatan Terhadap Anak Juga Tidak Boleh 'Nyaleg'.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved