Piala Dunia

Ancaman Pembunuhan Piala Dunia Kembali Hantui Timnas Kolombia, 3 Pemain jadi Sasaran

Ancaman pembunuhan ini bukan pertama kalinya diterima skuat Kolombia di Piala Dunia 2018.

Ancaman Pembunuhan Piala Dunia Kembali Hantui Timnas Kolombia, 3 Pemain jadi Sasaran
AFP
Carlos Sanchez menjadi pemain pertama yang mendapatkan kartu merah di Piala Dunia 2018 pada laga Kolombia vs Jepang di Saransk, 19 Juni 2018. 

SURYAMALANG.COM -Teror berupa ancaman pembunuhan kini kembali menghantui pemain Timnas Kolombia sepulang dari Piala Dunia 2018.

Ancaman pembunuhan itu muncul setelah Timnas Kolombia harus tersingkir dari Piala Dunia 2018 karena kalah dari Timnas Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Timnas Kolombia harus mengakui kekalahan dari timnas Inggrisvia adu penalti dengan skor 3-4.

Bukan hanya bersedih karena kalah dalam pertandingan, para pemain Kolombia kini juga was-was karena mndapat berbagai ancaman pembunuhan dari publik.

Sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Mirror, ancaman pembunuhan itu mulai betebaran beberapa jam setelah timnas Kolombia melakoni pertandingan.

Sebagian besar ancaman pembunuhan tersebut ditujukan untuk Mateus Uribe dan Carlos Bacca.

Mateus Uribe dan Carlos Bacca jadi incaran ancaman pembunuhan karena sempat gagal menunaikan tugas mereka sebagai eksekutor Kolombia dalam adu penalti.

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian langsung menyelidiki berbagai ancaman yang betebaran di media sosial.

Ancaman ini bukan pertama kalinya diterima skuat Kolombia di Piala Dunia 2018.

Sebelumnya, Carlos Sanchez menjadi sasaran pembunuhan karena dinilai menjadi biang keladi kekalahan Kolombia 1-2 dari Jepang.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved