Malang Raya

Kecelakaan Mobil Avanza di Pujon Malang, Korban Meninggal Dunia Adalah Santri Jombang

Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendri mengatakan sopir meninggal dunia karena tertindih mobil saat mobil yang dikendarai terguling.

Kecelakaan Mobil Avanza di Pujon Malang, Korban Meninggal Dunia Adalah Santri Jombang
SURYAMALANG.com/Sany Eka Putri
Proses evakuasi mobil Avanza yang terguling di persimpangan Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang, Selasa (23/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Korban kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di persimpangan Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (24/7/2018) merupakan santri dari salah satu Pondok Pesantren di Jombang.

Mereka hendak pulang dan kembali ke Jombang sehabis rekreasi di Kabupaten Malang. Dari kejadian ini satu orang meninggal dunia atas nama Dio (17) yang juga sopir mobil karena terpental keluar mobil melalui kaca depan.

Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendri mengatakan sopir meninggal dunia karena tertindih mobil saat mobil yang dikendarai terguling.

Baca: Foto Kecelakaan Avanza di Pujon Malang, Sopir Sampai Terlempar Keluar, Korbannya Santri dari Jombang

Baca: Kecelakaan Mobil Avanza di Pujon Malang, Satu Orang Meninggal Dunia

"Penumpang ada tujuh, dan sopir meninggal dunia. Mereka santri salah satu Pondok Pesantren di Jombang," kata Anton.

Ia mengungkapkan sempat kesulitan saat mengidentifikasi korban. Karena rata-rata penumpang yang selamat tidak membawa identitas, baik berupa KTP ataupun SIM.

"Ya mereka tidak bawa identitas. Hanya empat orang yang bisa kami mintai keterangan identitas lengkap," imbuhnya.

Mereka adalah Dio (18) asal Jombang yang meninggal dunia, M Fahim (17) asal Jombang luka bagian kepala, Muklis Sarifudin (17) asal Jombang luka lengan sebelah kiri, dan Abdul Roghib (17) asal Jombang luka bagian pelipis kiri.

Diberitakan sebelumnya, mobil jenis Avanza hitam berplat nomor L 1533 SV, yang ditumpangi 8 orang penumpang ini saat melintasi persimpangan Pandesari, Kecamatan Pujon mobil tersebut hilang kendali dan oleng, sampai terbalik, pukul 14.45 WIB.

Dari keterangan pihak kepolisian, dugaan sementara karena supir ini diduga terkejut karena dari arah berlawanan berpapasan dengan mobil pikap.

Sopir mobil ini terpental keluar mobil saat mobil terbalik, karena diduga tidak mengenakan sabuk keselamatan. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved