Malang Raya
Delapan Warga Terkena ISPA Akibat Asap TPA Supiturang, Kota Malang
Delapan orang menderita ISPA akibat asap dari tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Supiturang Kota Malang.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Delapan orang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat asap dari tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Supiturang Kota Malang. Jumlah ini berdasarkan data pasien yang berobat di Puskesmas Mulyorejo Kecamatan Sukun Kota Malang dalam dua hari terakhir.
Pada Selasa (24/7/2018) hingga pukul 21.00 Wib terdapat tiga orang masuk ke UGD Puskesmas Mulyorejo akibat sesak nafas dan batuk.
Sedangkan pada Selasa (24/7/2018) mulai pukul 21.00 Wib hingga Rabu (25/7/2018) pukul 13.00 Wib ada lima pasien masuk ke UGD.
"Semuanya kategori ISPA dengan ciri sesak nafas dan batuk. Mereka terdampak asap dua hari terakhir," ujar Penanggungjawab UGD Puskesmas Mulyorejo dr Candra Aditiarso kepada Surya, Rabu (25/7/2018).
Kedelapan orang itu tidak sampai menjalani rawat inap. Mereka ditangani di UGD, dengan perawatan berupa penguapan dan pemberian obat.
"Tiga pasien yang kemarin semuanya diuap karena sesak nafas dan batuk. Hari ini tidak ada yang diuap hanya diperiksa dan diberi obat," lanjut Candra.
Selain memberikan obat, tim medis juga memberikan masker pada pasien.
Candra mengimbau masyarakat memakai masker selama asap belum hilang.
"Asap datang karena arah angin tidak bisa dicegah. Karenanya kita yang harus memproteksi diri yakni dengan memakai masker," tegasnya.
Petugas Puskesmas Mulyorejo juga bersiaga di TPA Supiturang. Mereka menyediakan ambulans, dan membagikan masker kepada petugas di TPA Supiturang.
Seperti diberitakan, sampah di TPA Supiturang terbakar akibat reaksi gas metan terpapar panas. Kebakaran terjadi sejak Senin (23/7/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suasana-terbaru-kebakaran-di-tpa-supit-urang-kota-malang_20180725_145742.jpg)