Blitar

Kawasan Sport Center Kota Blitar Rawan Jadi Tempat Pesta Miras dan Pacaran pada Malam Hari

Kawasan Sport Center Kota Blitar rawan digunakan pesta miras dan pacaran pada malam hari.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kawasan Sport Center Kota Blitar yang rawan menjadi tempat pesta miras dan pacaran pada malam hari. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Kawasan Sport Center di Kelurahan Bendo, Kepanjenkidul, Kota Blitar rawan digunakan pesta minuman keras (miras) pada malam hari.

Lokasi yang tanpa penerangan tersebut membuat tempat itu rawan untuk mabuk-mabukan.

Seorang warga, Mashudi mengatakan kawasan olahraga yang baru dibuka Pemkot Blitar pada Mei 2018 itu memang menjadi tempat nongkrong baru bagi anak muda.

( Baca juga : Daftar Raja Assist Putaran Pertama Liga 1 2018, Ada Nama Pemain Arema dan Mantan Persib )

Banyak anak muda yang datang ke lokasi hanya sekadar nongkrong pada malam hari, terutama pada akhir pekan.

Kawasan Sport Center memang nyaman untuk nongkrong karena lokasinya luas dan terbuka.

Tapi, kondisi di lokasi masih gelap akibat tidak adanya penerangan.

( Baca juga : Inilah Jambret yang Biasa Beraksi di Jalan Tunjungan, Surabaya, Anda Pernah Jadi Korban? )

Kondisi itu dimanfaatkan sekelompok anak muda untuk mabuk-mabukan. 

“Kawasan ini (Sport Center) ramai anak cangkrukan kalau malam Minggu.”

“Tempatnya memang enak untuk cangkrukan.”

( Baca juga : 5 Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak Putaran Pertama Liga 1 2018, Aremania Pasti Ingat Kiper No. 4 )

“Karena belum ada penerangan, tempat ini dijadikan tempat mabuk-mabukan oleh sebagain anak muda,” kata Mashudi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (25/7/2018).

Warga lain, Dwi Prasetyo mengatakan banyak pula muda-mudi yang pacaran di kawasan Sport Center.

Muda mudi yang lagi kasmaran itu memanfaatkan suasana gelap di lokasi untuk pacaran.

( Baca juga : Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Surabaya dan Sidoarjo Ditangkap di Kolong Jembatan Tol Waru )

“Kami minta Pemkot memasang lampu penerangan di lokasi agar tidak digunakan untuk hal negatif.”

“Juga perlu ada penjaga selama 24 jam di Sport Center,” ujar Dwi.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved