Tulungagung

Keanehan Perkara Pungli di SMPN 2 Tulungagung, Putusan Pengadilan Belum Dilaksanakan

Satgas Saber Pungli menemukan beberapa amplop berisi uang tunai, totalnya mencapai Rp 33.500.000.

Keanehan Perkara Pungli di SMPN 2 Tulungagung, Putusan Pengadilan Belum Dilaksanakan
google
SMPN 2 Tulungagung 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Dua guru SMPN 2 Tulungagung telah diputus bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) karena melakukan pengutan liar (pungli) saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2017.

Keputusan pengadilan juga memerintahkan agar memeriksa kepala sekolah yang disebut sebagai pihak yang memerintah dua guru itu.

Perkara kedua guru itu, Supraptiningsih dan Rudy Bastomi, diputus pada 2 Maret 2018 silam. Hingga kini sudah terhitung empat bulan lebih, perkara ini belum ada perkembangan.

Penasehat hukum kedua terpidana, Darusman, mengaku sudah menanyakan perkara ini ke Polres Tulungagung.

“Jawabannya saat itu, Polres belum menerima surat putusan dari pengadilan. Ini yang agaknya aneh,” terang Darusman saat dihubungi, Selasa (24/7/2018).

Menurut Darusman, penerima surat putusan pengadilan memang Kejaksaan selaku penuntut.

Namun seharusnya surat putusan itu juga disampaikan ke kepolisian. Sebab kepolisianlah yang akan menindaklanjuti perintah pengadilan itu.

“Nggak tahu ini kenapa kok Polres belum dapat. Kami akan berusaha mendapatkan salinan putusannya langsung,” tegasnya.

Darusman berencana datang langsung ke Pengadilan Tipikor Surabaya untuk meminta salinan putusan itu.

Salinan putusan itu yang akan diserahkan ke kepolisian agar bisa menindaklajuti perintah pengadilan itu.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved