Piala AFF

Minim Gol Meski Menang Lawan Myanmar, Pelatih Timnas U-16 Punya Jawaban yang Masuk Akal

laga ketiga babak penyisihan Grup A Piala AFF U16 2018 kala menghadapi Timnas Vietnam U-16, Kamis malam (2/8/2018)

Minim Gol Meski Menang Lawan Myanmar, Pelatih Timnas U-16 Punya Jawaban yang Masuk Akal
SURYAMALANG.COM/Khairul Amin
Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-16 usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Senin (30/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJOTimnas Indonesia U-16 hanya mampu menang tipis dengan skor 2-1 atas Timnas Myanmar U-16 di laga kedua babak penyisihan Grup A Piala AFF U16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa malam (31/7/2018).

Di laga sebelumnya, skuat asuhan Fakhri Husaini itu bisa menaklukkan Timnas Filipina U-16 dengan skor 8-0.

Sulitnya skuat asuhannya itu bisa mencetak banyak gol di laga melawan Myanmar, menurut Fakhri Husaini karena Myanmar memiliki karakter permainan yang bagus, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Sehingga patokan jumlah gol dari laga sebelumnya, menurut palatih asal Aceh itu tidak bisa menjadi ukuran baik atau buruknya permainan tim, karena tim yang dihadapi memiliki karakter dan tipe permainan berbeda.

“Kita tidak bisa melihat skor itu dari pertandingan sebelumnya, gak mungkin kita setelah menang 8-0 terus sekarang menang 8-0 lagi, besok 8-0 lagi. Ini pertandingan sepak bola, setiap tim punya karakter sendiri-sendiri, dan Myanmar adalah salah satu tim yang kuat di Asia Tenggara,” terangnya, Rabu (1/8/2018).

Apalagi menurut mantan pemain Timnas Indonesia era 90 an itu, di dua pertemuan terakhir sebelumnya dengan Myanmar, skuat asuhannya belum merasakan kekalahan, yaitu di Tien Phong Plastic 2017 di Vietnam, Indonesia berhasil menekuk Myanmar dengan skor 4-1, sementara di Piala AFF U15, 2017 di Thailand kedua tim bermain imbang 2-2.

Apapun hasil dari laga ini menurut Fakhri merupakan hal yang positif dan sangat bagus bagi pengalaman dan bekal pemain di masa yang akan datang.

“Buat saya ini hasil yang positif, hasil yang cukup bagus buat pemain saya. Saya memberi apresiasi, saya respect pada perjuangan semua pemain di laga itu, saya bangga dengan apa yang mereka perlihatkan,” ungkap Fakhri.

Meski demikian, Fakhri menyadari di babak pertama laga itu, timnya kesulitan membendung serangan dari Myanmar, utamanya serangan dari bola long pass. Beberapa kali gawang Indonesia yang di kawal oleh Ernando Ari itu diancam kebobolan.

“Sempat di babak pertama kita kehilangan kontrol, ketika Myanmar bermain dengan bola long pass. Mereka bisa menjadikan gawang kita berbahaya hanya dengan hanya satu long pass di belakang pemain belakang kami, tapi di babak kedua kita bisa antisipasi itu,” terangnya.

“Itu terjadi karena antara Fadil dan Komang agak sedikit terlalu sejajar, ketika gelandang kejar bola, tapi di babak kedua kami bisa atasi itu,” pungkasnya.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk melakoni laga ketiga babak penyisihan Grup A Piala AFF U16 2018 kala menghadapi Timnas Vietnam U-16, Kamis malam (2/8/2018) di stadion yang sama. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved