Piala AFF

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini : Musuh Terbesar Saya Adalah Handphone

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, membatasi setiap pemainnya bermain handphone hanya selama dua jam dalam sehari.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini : Musuh Terbesar Saya Adalah Handphone
SURYAMALANG.COM/Khairul Amin
Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-16 usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Senin (30/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, membatasi setiap pemainnya bermain handphone hanya selama dua jam dalam sehari.

Hal itu dilakukan oleh pelatih asal Aceh tersebut untuk menjaga kondisi pemainnya tetap prima di tengah jadwal kompetisi Piala AFF U16 2018 yang sangat ketat, di mana waktu istirahat hanya sehari.

Dalam kurun waktu 10 hari, skuat asuhan Fakhri itu harus bermain sebanyak lima laga, dan menjalani laga itu harus membutuhkan tenaga ekstra.

“Salah satu musuh terbesar saya adalah handphone, saya gak bisa membayangkan jika mereka (pemain timnas U16, red) punya handphone selama 24 jam, mungkin mereka di kamar tutup pintu pasti tidak tidur, istirahat penting buat mereka, apalagi di pertandingan yang cukup ketat seperti ini untuk istirahat recovery,” terangnya, Rabu (1/8/2018).

“Mereka saya berikan waktu untuk ber HP ria hanya dua jam dalam sehari. Jam 10-12 di hari biasa, kalau hari pertandingan jam 8-10,” tambah Fakhri.

Fakhri berharap, waktu dua jam itu digunakan pemain untuk berkomunikasi dengan keluarga. Sementara jika di luar jam itu terdapat hal-hal yang mendesak, orangtua para pemain sudah diberikan nomor telepon admin Timnas Indonesia.

“Jadi dua jam itu mereka tetap mendapatkan komunikasi, apalagi berkomunikasi dengan keluarganya. Kalau misalnya ada emergency dan keluarga mau menghubungi, saya sudah serahkan pada mereka nomor kontak person admin Timnas,” terang mantan pemain Timnas Indonesia era 90-an itu.

Sementara terkait teknis pengumpulan, Fakhri menyebut secara mandiri para pemainnya mengumpulkan alat komunikasi tersebut pada tim pelatih. Jadi tidak harus diperingatkan kembali.

“Mereka ngumpulkan sendiri, sudah ada waktunya, mereka sudah tau,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved