Kediri

Isak Tangis Warnai Keberangkatan Rombongan Calon Jemaah Haji Kota Kediri

341 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Kediri diberangkatkan di Aula Al Muktamar Ponpes Lirboyo.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Pengantar calon jemaah haji Kota Kediri melambaikan tangan melepas rombongan di Aula Al Muktamar Ponpes Lirboyo, Jumat (3/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar memberangkatkan 341 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Kediri di Aula Al Muktamar Ponpes Lirboyo, Jumat (3/8/2018).

Rombongan CJH Kota Kediri ini tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 53 diangkut delapan bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Para jemaah akan diberangkatkan pada Sabtu ( 4/8/2018) pukul 11.15 WIB.

( Baca juga : Sifat Asli Krisdayanti Terbongkar Saat Fotografer ini Melakukan Pemotretan 6 Tahun Lalu )

Rombongan akan tiba di Arab Saudi pada pukul 18.15 waktu setempat.

Keberangkatan rombongan ini juga disertai ratusan anggota keluarganya.

Sanak kerabat ini ada yang menangis dan mencucurkan  air mata saat rombongan bus berangkat menuju Surabaya.

( Baca juga : Feni Rose Periksa Keaslian Cincin 20 Miliar Milik Barbie Kumalasari, Hasilnya Mengejutkan! )

Mereka tampak melambaikan tangan sampai bus melaju keluar dari Aula Al Muktamar.

Sementara itu, Abdullah Abu Bakar berharap seluruh CJH menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Apalagi informasinya suhu di Arab Saudi mencapai 40-41 derajat  celcius.

( Baca juga : Ayu Ting Ting, Ruben Onsu & Ivan Gunawan Tak Kuat Menahan Tangis Saat Denada Ceritakan Soal Shakira )

CJH diharap sudah mempersiapkan stamina serta fisiknya.

“Insya Allah semuanya akan baik-baik saja. Semoga tidak ada kendala apapun selama di Mekkah dan Madinah,” ungkapnya.

Para jemaah diharap selalu koordinasi dengan petugas dan selalu mengenakan gelang identitas.

( Baca juga : Jelang MotoGP 2018 Ceko, Valentino Rossi Berpeluang Bikin Rekor Baru yang Tak Dimiliki Pebalap Lain )

“Ada sesuatu apapun, saya berharap bapak atau ibu langsung bertanya kepada petugas.”

“Gelangnya jangan sampai dilepas. Itu sangat penting sekali karena itu identitas,” tambahnya.

Di sela doa yang dipanjatkan selama di Tanah Suci, para jemaah diminta juga mendoakan Kota Kediri.

( Baca juga : Untuk Pertama Kalinya 6 Game Dipertandingkan dalam Cabang ESport di Asian Games 2018 )

“Semoga masyarakat Kota Kediri baik-baik, dan Kota Kediri menjadi kota yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur, dan  dijauhkan dari malapetaka,” jelasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved