Mojokerto

Masih Ada 5 Ular Piton Besar di Gua Unengan, BKSDA: Jangan Bunuh!

BBKSDA bakal mengedukasi masyarakat setempat supaya menangkap satwa liar dalam kondisi hidup dan tidak melukainya bahkan jangan sampai membunuhnya.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: yuli
Facebook
ILUSTRASI ULAR PITON 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Anggota Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur turut memantau keberadaan habitat ular Piton liar di kawasan Gua Unengan Mojokerto.

Mereka berharap kerjasama dengan warga setempat agar melaporkan ke pihak pemerintah desa jika melihat penampakan ular Piton.

Abdul Khalim, Kepala Resort Konservasi Wilayah Mojokerto-Sidoarjo BBKSDA Jatim, menjelaskan pihaknya tidak pernah melarang masyarakat berburu menangkap ular Piton asalkan tetap menjaga keselamatannya.

Namun, pihaknya bersedia membantu menangkap ular Piton di kampung Unengan apabila ada penampakan ular di permukiman warga setempat. Jika nantinya merasa diperlukan pihaknya akan menyewa jasa pawang ular untuk membantu warga berburu ular Piton.

"Kami carikan pawang ular yang bersedia membantu menangkap Ular Piton. Karena petugas BBKSDA sendiri itu belum ada yang mempunya keterampilan khusus menangkapnya ular seperti pawang ular," ungkap kepada SuryaMalang.com, Jumat (3/8/2018).

Dia mengatakan paling efektif nantinya BBKSDA meminta bantuan warga atau pawang ular di desa setempat untuk menangkapnya ika ada laporan warga yang melihat ular Piton.

"Kalau melihat ular Piton lebih baik melapor ke pihak desa, agar bisa bersama-sama melakukan pengamanan menangkap ular tersebut," ujarnya.

Khalim memaparkan, ular Piton di habitatnya akan keluar dari sarangnya ketika lapar sehingga mencari mangsa atau sumber air untuk minum.

Ular Piton biasanya sebatas mencari makan karena ular tidak akan menggangu kalau tidak merasa diganggu.

Di sisi lain, BBKSDA bakal mengedukasi masyarakat setempat supaya menangkap satwa liar dalam kondisi hidup dan tidak melukainya bahkan jangan sampai membunuhnya.

"Lha kalau masyarakat tahu di situ habitatnya ular Piton ya sebaiknya menghindar jaga jarak dengan satwa untuk kelestarian alam," ucap Khalim.

Sebelumnya, Suwarto (50) warga setempat yang merupakan pawang ular menduga masih ada lima ekor ular Piton berukuran besar lebih dari lima meter bersarang di kawasan Gua Unengan dan di sepanjang sungai aliran irigasi.

Keberadaan ular Piton tersebut telah dianggap meresahkan masyarakat lantaran ditengarai seringkali memangsa hewan ternak milik warga setempat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved