Tulungagung

Terkait Bayi Arza yang Meninggal di RS Tulungagung, Ada Bidan dan Perawat yang Kena Skorsing

Kematian bayi Arza di RS Trisna Medika sempat menjadi perbincangan di medsos Tulungagung. Begini penjelasan dari pihak RS.

Terkait Bayi Arza yang Meninggal di RS Tulungagung, Ada Bidan dan Perawat yang Kena Skorsing
net
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG – Bayi Arza meninggal dunia tidak lama setelah lahir di RS Trisna Medika, Tulungagung.

Kematian bayi Arza sempat menjadi perbincangan di media sosial (medsos).

Sebab, bayi Arza lahir dalam keadaan sehat.

( Baca juga : Nagita Slavina Pakai Celana Gemes di Pantai Bali, Gaya Busananya yang Tak Biasa Banjir Pujian )

Manajemen RS Trisna Medika telah melakukan evaluasi internal terkait meninggalnya bayi Arza.

Direktur RS Trisna Medika, dr Amor Wibisono mengatakan ada tiga karyawan yang mendapat skorsing.

Tiga karyawan itu terdiri dari perawat dan bidan yang bertugas malam sebelum Arza meninggal dunia.

( Baca juga : Raffi Ahmad Sekeluarga di Bali saat Terjadi Gempa Lombok, Nisya Ahmad Jelaskan Posisinya saat Itu )

Namun, Amor menegaskan skorsing itu bukan berarti ada kelalaian yang menyebabkan Arza meninggal dunia.

“Memang prosedurnya seperti itu. Jika ada kejadian, petugas yang jaga harus tanggung jawab,” terang Amor kepada SURYAMALANG.COM, Senin (6/8/2018).

Skorsing diberlakukan lebih dari satu bulan sampai perkara ini menemui titik terang.

( Baca juga : Ashanty Pakai Kacamata ala Millennials, Perhatikan Jaket Jins Denimnya yang Gak Kalah sama Anak Muda )

Karena alasan rahasia medis, Amor enggan memaparkan hasil evaluasi internal manajemen RS Trisna Medika.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved