Persebaya Surabaya

Persebaya di Bawah Komando Bejo Sugiantoro Coba Bangkit dengan Amunisi Peninggalan Alfredo

Persebaya Surabaya baru saja lepas dari belenggu kekalahan usai mengalahkan Persela Lamongan dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo

Persebaya di Bawah Komando Bejo Sugiantoro Coba Bangkit dengan Amunisi Peninggalan Alfredo
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Striker Persebaya Surabaya, David Da Silva, dan pelatih Bejo Sugiantoro, saat laga melawan Persela Lamongan, Minggu (5/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya baru saja lepas dari belenggu kekalahan usai mengalahkan Persela Lamongan dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8/2018) kemarin.

Keberhasilan pada pekan ke-19 kemarin, tentu tak dipungkiri menjadi sumber semangat dan optimisme Bajul Ijo dalam menatap laga berikutnya melawan Barito Putera, Minggu (12/8/2018) mendatang dan 14 laga selanjutnya.

Meski tak melakukan tambahan pemain lagi usai mendatangkan OK John dan Raphael Maitimo, Bejo Sugiantoro pelatih caretaker Persebaya mengatakan, saat ini skuad yang ada terbilang sudah cukup.

Namun tetap harus diberikan motivasi agar semangat bermain khas arek-arek Suroboyo tetap ada saat bertanding.

"Apabila anak-anak bermain penuh motivasi dan kompak, saya yakin tim ini bisa meraih hasil maksimal," kata Bejo Sugiantoro, Senin (5/8/2018).

Seperti diketahui bersama, hasil kurang memuaskan saat putaran pertama didapat bukan semata-mata karena kalahnya materi pemain yang dimiliki Persebaya dibanding klub lain, namun karena banyaknya pemain yang cedera, sehingga terkesan Alfredo Vera mantan pelatih Persebaya sering merotasi pemain.

Padahal hal itu dilakukan Alfredo untuk mengatasi kekurangan pemain karena cedera dan akumulasi kartu.

"Komposisi pemain yang dibentuk coach Alfredo sudah bagus. Tinggal dimaksimalkan dengan beberapa penyesuaian agar lebih baik," jelasnya.

Untuk itu, Persebaya pada 15 laga sisa ini lebih optimis untuk dapat meraih hasil yang memuaskan, meskipun setelah dilatih Bejo di dua pekan ke depan, belum diketahui siapa pelatih yang akan menggantikan tahta Alfredo Vera sebagai pelatih kepala.

Rasa optimistis di 15 laga ini muncul setelah tim melihat di sisa laga yang akan dihadapi relatif lebih mudah dibandingkan putaran pertama.

Partai home, mayoritas yang akan dihadapi adalah tim papan tengah seperti PS Tira dan Mitra Kukar yang akan dihadapi pada bulan September. Lalu Borneo FC yang akan dihadapi pada bulan berikutnya. Juga ada tim zona degradasi PSIS Semarang yang akan dihadapi pada Desember.

Lawan kuat Persebaya di Gelora Bung Tomo nantinya ialah Persija dan PSM. Meski memiliki peringkat lebih baik, keduanya masih sangat mungkin untuk dikalahkan Persebaya dengan semangat yang ada.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved