Kebumen

Penyogok Bupati Kebumen Rp 5,9 Miliar Divonis 2 Tahun Penjara dan Denda Rp 150 Juta

#KORUPSI - Bupati #Kebumen nonaktif, M Yahya Fuad, menerima suap senilai total Rp 12 miliar.

Penyogok Bupati Kebumen Rp 5,9 Miliar Divonis 2 Tahun Penjara dan Denda Rp 150 Juta
pemkab kebumen
Bupati Kebumen nonaktif, M Yahya Fuad. 

SURYAMALANG.COM, SEMARANG - Khayub Muhammad Lutfi, penyogok Bupati Kebumen nonaktif, M Yahya Fuad, divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (8/8/2018).

Hakim menyatakan terdakwa Khayub terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Menghukum oleh karena itu dengan pidana 2 tahun penjara," ujar hakim Antonius Widjantono, membacakan putusan.

Khayub terbukti telah memberi uang suap kepada Fuad Yahya.

Uang diberikan agar pengusaha asal Kebumen itu mendapat sejumlah pekerjaan atau proyek di Kabupaten tersebut. Suap untuk Fuad Yahya mencapai Rp 5,9 miliar.

Selain hukuman badan, hakim juga membebani membayar denda Rp 150 juta atau setara dengan empat bulan kurungan.

Hukuman yang dijatuhkan lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa yang meminta hukuman selama tiga tahun penjara.

Lantaran terbukti menyuap, Khayub juga dicabut hak politiknya selama 3 tahun.

Pencabutan hak politik berlaku setelah menjalani hukuman yang dijalani.

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama 3 tahun, terhitung setelah terdakwa menjalani masa hukumannya," tambahnya.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved