Blitar

Polres Blitar Kota Sebut 35 Persen Kecelakaan Libatkan Pelajar

Jumlah kecelakaan yang melibat pelajar di Blitar cukup tinggi. Sekitar 35 persen dari total kecelakaan, melibatkan pelajar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
samsul hadi
Proses evakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Blitar-Kediri, Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Senin (6/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di wilayah hukum Polres Blitar Kota cukup tinggi.

Berdasar data di Satlantas Polres Blitar Kota, ada 142 kecelakaan sejak Januari 2018 sampai Agustus 2018.

Dari total kecelakaan itu, 48 kecelakaan atau sekitar 35 persen melibatkan pelajar.

( Baca juga : Pengadilan Ungkap Jumlah Rekening Roro Fitria, Jauh Dari Total Kekayaan Rp 750 Miliar )

Seluruh kecelakaan di Kota Blitr itu menyebabkan 20 orang meninggal.

Sedangkan dua orang lain mengalami luka berat, dan 58 orang lain mengalami luka ringan 58 orang.

“Korban meninggal itu termasuk dewasa dan usia pelajar.”

( Baca juga : Jadwal & Jam Tayang Timnas U16 Indonesia Vs Malaysia Piala AFF U-16 2018 - 3 Keuntungan Tuan Rumah )

“Kendaraan yang terlibat didominasi motor,” ujar AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Blitar Kota kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/8/2018).

Rata-rata pelajar yang terlibat kecelakaan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Yanti mengimbau orang tua tidak membiarkan anaknya mengendarai motor ke sekolah.

( Baca juga : Informasi Lengkap Seputar Kembalinya Sunarto ke Arema FC )

“Lebih baik diantar-jemput atau naik sepeda angin,” kata AKP Yanto.

Sebelumnya, dua pelajar di Blitar tewas tertabrak truk pada Senin (6/8/2018).

Kecelakaan pertama dialami siswi kelas 7 MTs Syekh Subakir, Aulia Faradiba.

( Baca juga : Luna Maya & Cut Tari Masih Berstatus Tersangka, Hakim Beberkan Alasan Tolak Permohonan Praperadilan )

Aulia tewas tertabrak truk bermuatan pasir di Jalan Raya Penataran, Kabupaten Blitar.

Saat itu Aulia pulang sekolah mengendarai motor.

Kecelakaan berikutnya dialami Risma Dwi Arimaya (14).

( Baca juga : Jadwal Lengkap MotoGP 2018 Austria - Rival Sejati! Valentino Rossi & Marc Marquez Juga Bisa Kompak )

Pelajar SMP itu juga meninggal setelah tertabrak truk gandeng di Jalan Raya Blitar-Kediri, Ponggok, Kabupaten Blitar.

Saat itu Risma berboncengan dengan temannya yang juga pelajar SMP.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved