Pasuruan

Didekati Polisi, Pria Asal Malang Ini Ngeyel Ngaku Sudah Bayar Kreditan, Bukti Kejahatan Ada di Saku

Pria asal Malang ini menduga orang yang menghampirinya adalah debt collector. Padahal orang itu adalah polisi.

Didekati Polisi, Pria Asal Malang Ini Ngeyel Ngaku Sudah Bayar Kreditan, Bukti Kejahatan Ada di Saku
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Jumali (35) baru saja keluar dari Lapas Lowokwaru pada Oktober 2017 silam.

Kini warga Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang ini harus kembali berurusan dengan polisi.

Jumali ditangkap ditangkap polisi karena kasus yang sama, yaitu menjual sabu.

( Baca juga : Siswi Tuna Netra dari Blitar Wakili Jatim dalam Program Siswa Mengenal Nusantara di Sumsel )

Bila dulu ditangkap di Malang, kini Jumali ditangkap di Pasuruan.

Tersangka diringkus anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan di jalan masuk Desa Bareng, Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Polisi menyita 0,25 gram sabu yang di saku celana tersangka.

( Baca juga : Pengakuan Ibu Mahasiswi Asal Malang yang Tewas di Danau Trebgaster, Bavaria Jerman )

Saat menggeledah rumah tersangka, polisi menemukan tiga poket sabu yang  masing - masing seberat 0,44 gram, 0,35 gram, dan 0,35 gram di lemari.

“Dia adakag pemain lama. Dia pengguna sekaligus pengedar sabu. Tapi kelasnya masih menengah ke bawah,” kata AKP Nanang Sugiyono, Kasatnarkoba Polres Pasuruan kepada SURYAMALANG.COM, Senin (13/2018).

Saat ditangkap, tersangka mengira sedang berhadapan dengan debt collector.

( Baca juga : Ketua PP Muhammadiyah ke Malang, Beri Kode Dukungan untuk Pilpres 2019 )

“Tersangka ngeyel (ngotot) bahwa angsuran motornya sudah dibayar di minimarket.”

“Padahal kami sudah menyampaikan bahwa bukan debt collector, tapi polisi,” paparnya.

Namun, tersangka sempat tidak mau diperiksa dan digeledah.

( Baca juga : Video Detik-detik Kecelakaan di Simpang Jalan Darmo & Diponegoro Surabaya, Motor Tabrak Mobil )

“Setelah itu dia tidak bisa mengelak dan berkata apa-apa,” terangnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved