Minggu, 3 Mei 2026

Selebrita

Putri Marino Lakukan 'Ritual' Sebelum Perankan Lembayung Muda di Film Sultan Agung

Walaupun sudah sering memerankan tokoh dalam film, namun Putri Marino mengaku baru pertama kali memerankan wanita Jawa Kuno

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: eko darmoko
google.com
Putri Marino belajar menari untuk film Sultan Agung 

SURYAMALANG.com – Memerankan seorang tokoh kuno memang tidak mudah, hal itu pula yang dirasakan oleh Putri Marino.

Putri berperan sebagai Lembayung Muda dalam film Sultan Agung Tahta, Perjuangan, dan Cinta.

Perannya mengharuskan Putri memahami budaya dan tradisi Jawa Kuno sehingga Putri mempelajarinya dari satu setengah bulan sebelum syuting.

Dilansir SURYAMALANG.com dari Kompas.com dalam artikel ‘Demi Film Sultan Agung, Putri Marino Belajar Budaya Jawa Kuno’ pada Senin 13 Agustus 2018, “Itu kita ada waktu sekitar setengah bulan lah untuk belajar tentang budaya dan tradisi Jawa Kuno,” terang Putri.

Film tersebut merupakan pengalaman pertama Putri memainkan film yang memiliki latar kebudayaan Jawa.

Putri merasa itu merupakan sebuah tantangan untuknya.

“Jadi benar-benar tantangan sekali buat into this characters, sih,” ucap Putri.

FILM SULTAN AGUNG

Dikutip dari Kompas.com dalam artikel ‘Hanung Bramantyo Gambarkan Perjuangan dan Pengorbanan Sultan Agung’, pada Senin 13 Agustus 2018.

Film Sultan Agung karya Hanung Bramantyo menggambarkan kehidupan Kerajaan Mataram ketika dipimpin oleh Sultan Agung.

Tak hanya itu, film tersebut juga menggambarkan pengorbanan Sultan Agung untuk melindung rakyat dari sebuah kongsi dagang Belanda yang disebut VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

“Film ini menceritakan Sultan Agung saat memimpin Kerajaan Mataram sesuai dengan cita-citanya, dan upaya mengatasi berbagai konflik yang mendera kerjaaan itu,” jelasnya dalam Gala Premiere Film Sultan Agung di Epicentrum XXI, Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, pada Minggu 12 Agustus 2018.

Hal tersebut juga sebagai upaya menghargai jasa Sultan Agung yang kini tercatat sebagai pahlawan nasional.

Disela-sela Gala Premiere, Mooryati Soedibyo, pendiri Mooryanti Soedibyo Cinema juga memberikan pidatonya.
“ Film Sultan Agung merupakan wujud persembahan bagi masyarakat Indonesia, serta upaya mewariskan sejarah dan kekayaan bangsa kepada generasi saat ini,” tutur Mooryati.

Presiden Joko Widodo juga memberikan komentar mengenai film Sultan Agung.

Menurut Joko Widodo, Film Sultan Agung Raja Mataram Perjuangan Tahta dan Cinta Bukan hanya untuk Indonesia tapi untuk dunia."

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved