Breaking News:

Universitas Islam Malang

Unisma Kerjasama dengan National Pingtung University, Taiwan

Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerjasama dengan National Pingtung University dari Taiwan.

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
benni indo
Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerjasama dengan National Pingtung University dari Taiwan, di gedung rektorat lantai 2 Unisma, Senin (13/8/2018). Kerjasama itu bagian dari upaya Unisma go international dan menjalin mitra pendidikan. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerjasama dengan National Pingtung University dari Taiwan, di gedung rektorat lantai 2 Unisma, Senin (13/8/2018). Kerjasama itu bagian dari upaya Unisma go international dan menjalin mitra pendidikan.

Pembantu Rektor 1 Unisma Prof Junaidi mengatakan, kerjasama itu awalnya terjalin melalui komunikasi lewat email. Dari pertukaran informasi lewat email itu, maka disepakatilah jalinan kerjasama.

"Saya kenal dengan kepala kantor urusan internasionalnya.Dari pertukaran informasi, mereka tertarik menjalin kerjasama dengan Unisma. Dalam keadaan sekarang ini, semua perguruan tinggi di dunia sedang menggalakkan kerjasama internasional," ujar Junaidi, Senin (13/8/2018).

Tawaran itu disambut positif Unisma. Junaidi menyebut kalau upaya kerjasama itu satu misi dengan Unisma.

Tujuan kerjasama ini diantaranya melakukan pertukaran mahasiswa dan dosen, termasuk reseaech bersama maupun publikasi jurnal ilmiah bersama.

"Nanti yang kita jajaki lainnya adalah dobel degree. Jadi mahasiswa menyelesaikan program sarjana. Tapi dapat dua gelar dari dua institusi. Nah sistemnya nanti dibicarakan lebih teknis," sambungnya.

Mekanisme dobel degree ini bisa seperti dua tahun kuliah di Unisma dan dua tahun di National Pingtung University.

Presiden National Pingtung University Prof Mike Yuan-Kuang Guu, menyatakan, edukasi adalah investasi masa depan. Kerja sama dengan Unisma menurutnya adalah bagian dari investasi itu.

"Saya siap investasi pendidikan untuk anak muda. Saya menerima mahasiswa Indonesia sekitar 60 mahasiswa Indonesia. Ini investasi yang bagus," katanya.

Kerjasama ini juga untuk menjalin silaturahmi antar dua negara yang memiliki kebudayaan berbeda. Diharapkan, dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa kedua negara bisa saling mengenal budaya masing-masing.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved