Persebaya Surabaya

Bejo Sugiantoro Curhat Tentang Kriteria Pelatih Baru yang Cocok dengan Persebaya dan Bonek

dua pelatih Persebaya sebelumnya yakni Iwan Setiawan dan Angel Alfredo Vera lepas dari Persebaya juga karena desakan para Bonek

Bejo Sugiantoro Curhat Tentang Kriteria Pelatih Baru yang Cocok dengan Persebaya dan Bonek
Dya Ayu Wulansari
Rachmat Irianto dan Bejo Sugiantoro saat datang ke Stadion Gelora Bung Tomo bersama keluarga menyaksikan laga Persebaya Vs Arema FC. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bejo Sugiantoro mantan pelatih caretaker Persebaya Surabaya yang saat ini masih menyandang status asisten pelatih di Persebaya, buka suara soal kriteria pelatih kepala Persebaya yang baru.

Menjadi bagian Persebaya sejak tahun 1994 dan tetap berkarir di sepakbola dengan darah hijau khas Persebaya dan mendampingi tim pada dua laga terakhir, membuat ayah kandung Rachmat Irianto bek muda Persebaya itu paham betul tentang Bajul Ijo.

Menurut legenda Persebaya itu, ada beberapa hal yang harus dimiliki pelatih kepala Persebaya nanti. Salah satu hal terpenting ialah mengerti Persebaya dan mengerti Bonek, suporter Persebaya.

"Untuk pelatih kepala, tentunya yang mengerti karakter persebaya dan juga paham kemauannya Bonek. Karena antara Persebaya dan Bonek tak dapat dipisahkan," kata Bejo Sugiantoro pada SURYAMALANG.COM, Senin (13/8/2018).

Selama ini diketahui bersama, bonek sangat kritis terkait apapun soal Persebaya. Bahkan dua pelatih Persebaya sebelumnya yakni Iwan Setiawan dan Angel Alfredo Vera lepas dari Persebaya juga karena desakan para Bonek.

Bagi Bejo, tak dipungkiri pelatih yang akan datang harusnya lebih memahami bagaimana karakter Bonek, terutama mengusahakan hasil maksimal yang didapat tim dengan permainan yang seperti harapan Bonek.

"Kalau sudah paham karakter Persebaya, pelatih tentu akan tahu secara permainan apa yang diinginkan Bonek yakni dengan bermain ngotot, ngeyel serta pantang menyerah," jelasnya.

Terkait nasibnya di Persebaya usai menjalankan tugas sebagai pelatih sementara, Bejo mengaku akan mengikuti instruksi selanjutnya dari manajemen soal karirnya ke depan di Persebaya.

"Rencana ke depan biar ada yang merangkai sendiri, karena semuanya sudah jalannya. Saya sendiri harus jalani, tidak mungkin saya menghindar.

"Setelah dua pertandingan ini saya pikir sambil jalan. Toh manajemen juga berjanji untuk menyiapkan opsi-opsi berikutnya buat saya nanti. Entah pelatih datang atau bagaimana, yang jelas jangan berandai-andai dulu," tutupnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved